Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serangan Jantung di Kalangan Muda Meningkat, 4 Hal Ini Kemungkinan Penyebabnya

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 14:34 WIB | Oleh:

Selama dua tahun pertama pandemi Covid, terdapat 30% lebih banyak kematian akibat serangan jantung daripada yang diharapkan di antara orang-orang berusia antara 25 dan 44 tahun, menurut sebuah penelitian.

Penelitian lain memperkirakan 4 dari setiap 100 orang di AS mengembangkan beberapa gejala terkait jantung pada tahun setelah mereka pulih dari Covid.

"Kita harus melihat faktor risiko tradisional seperti obesitas dan hipertensi," yang kita tahu meningkat di kalangan orang dewasa muda, kata ahli jantung Cleveland ClinicDr. Ashish Sarrajukepada Yahoo Life.

"Tetapi sulit untuk mengabaikan bahwa pandemi Covid-19 terjadi pada saat yang sama, dan virus tersebut memengaruhi jantung dalam sejumlah cara berbeda yang masih kita coba pahami, jadi kita perlu melihat faktor-faktor nontradisional juga."

3. Merokok, Diabetes, Menstruasi, dan Stres

Peningkatan angka serangan jantung paling tajam terjadi di kalangan wanita muda, menurut beberapa penelitian. Dari tahun 1995 hingga 2014, rawat inap untuk serangan jantung pada wanita berusia antara 35 dan 54 tahun meningkat dari 21% menjadi 31%, menurut sebuah penelitian.

Menurut Bairey Merz, "epidemi 'diabesitas' jelas berkontribusi pada meningkatnya angka penyakit jantung." Dan diabetes adalah faktor risiko yang lebih kuat [untuk masalah kardiovaskular] bagi wanita daripada pria, tetapi kami tidak tahu mengapa.

Ada pula masalah merokok dan vaping, keduanya meningkatkan risiko serangan jantung. "Kami jelas melihat demografi wanita berpendidikan tinggi yang lebih cenderung mulai merokok saat kuliah ... untuk apa yang mereka sebut manajemen berat badan," kata Bairey Merz.

Ia menambahkan bahwa rokok elektrik merupakan bagian besar dari masalah ini dan kemungkinan sama buruknya bagi kesehatan kardiovaskular seperti rokok tradisional.

Terakhir, hubungan antara stres, menstruasi, dan hormon dapat menimbulkan risiko serangan jantung yang unik bagi wanita. Ini adalah bidang penelitian yang sedang berkembang, kata Bairey Merz.

"Namun, penelitian menunjukkan bahwa wanita yang lebih muda menghadapi lebih banyak stres, kecemasan, dan tekanan, dan banyak di antaranya terkait dengan media sosial."

Tingkat stress yang tinggi dapat mengganggu siklus menstruasi; khususnya, dapat menyebabkan periode menstruasi tidak datang. "Ketika Anda tidak berovulasi setiap bulan, kadar estrogen Anda sangat rendah dan ini merupakan factor penyebab penyakit jantung" dan, akibatnya, serangan jantung, jelas Bairey Merz.

4.Pria Muda Tertinggal dalam Sistem Perawatan Kesehatan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.