Komet A3 Tsuchinshan-ATLAS Terlihat di Langit Bali
📅 Minggu, 29 Sep 2024, 11:41 WIB | Oleh: Lili LestariKomet sebagian besar terbuat dari es, debu, dan batu. Saat orbit komet membawanya mendekati Matahari, panas menyebabkan es menguap, menciptakan koma yang bersinar, kepala, dan ekor yang panjang dan bergelombang.
Semakin dekat komet dengan Matahari, semakin terang pula cahayanya karena semakin banyaknya cahaya matahari yang dipantulkan oleh koma dan ekornya.
Komet spesifik ini ditemukan pada bulan Januari 2023 oleh Observatorium Tsuchinshan di Tiongkok dan kemudian di Afrika Selatan berkat program ATLAS, yang keduanya memberikan nama mereka pada komet tersebut.
Berkat kecerahannya, komet ini dijuluki "komet abad ini" oleh beberapa penggemarnya meskipun para ahli memperingatkan tentang ketidakpastian kecerahannya dan bersikap lebih tertutup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!