Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Meningkat, Inggris Kirim 700 Tentara ke Siprus untuk Siaga Evakuasi Warga dari Lebanon

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketegangan Meningkat, Inggris Kirim 700 Tentara ke Siprus untuk Siaga Evakuasi Warga dari Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Selasa (24/9/2024) mengatakan sedang mengerahkan 700 tentara ke pangkalan militer Inggris di Siprus untuk mendukung kemungkinan evakuasi warga negara itu dari Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

London - Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Selasa (24/9) mengatakan sedang mengerahkan 700 tentara ke pangkalan militer Inggris di Siprus untuk mendukung kemungkinan evakuasi warga negara itu dari Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat menuju New York untuk menghadiri Sidang Umum ke-79 PBB, Starmer kembali menegaskan seruan pemerintah agar warga Inggris segera meninggalkan Lebanon, mengungkapkan kekhawatiran atas memburuknya situasi di sana.

Starmer menyoroti bahwa pemerintah Inggris sedang mempercepat rencana darurat untuk mengevakuasi warganya dari Lebanon.

Ia menekankan perlunya gencatan senjata dan mendesak Israel serta Lebanon untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

Dua kapal perang Inggris saat ini ditempatkan di lepas pantai Siprus selatan dan akan digunakan jika operasi evakuasi diperintahkan.

Pesawat dan helikopter milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF) juga sudah dalam kondisi siaga.

Inggris memiliki dua pangkalan di Siprus, yaitu Akrotiri dan Dhekelia, yang memainkan peran strategis dalam operasi militer Inggris di kawasan tersebut.

Tentara Israel telah melancarkan gelombang serangan udara di Lebanon sejak Senin (23/9) dini hari terhadap apa yang disebutnya sebagai target-target Hizbullah di tengah eskalasi perang antara kedua pihak.

Serangan udara itu telah menewaskan hampir 560 orang, termasuk 95 wanita dan 50 anak-anak, serta melukai 1.835 lainnya, menurut Menteri Kesehatan Lebanon, Firas Abiad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

Penyaluran Bantuan Air Bersih di Semarang

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Ekonomi
Bencana Iklim dan Krisis En...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.