Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UA Serukan Upaya Bersama Atasi Ancaman Perdamaian di Seluruh Afrika

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
UA Serukan Upaya Bersama Atasi Ancaman Perdamaian di Seluruh Afrika Doc: ANTARA/Xinhua/Michael Tewelde
Ket. Kantor pusat Uni Afrika (AU) di Addis Ababa, Ethiopia.

Addis Ababa - Uni Afrika (UA) pada Sabtu (21/9) menyerukan upaya kontinental bersama untuk mengatasi ancaman perdamaian dan keamanan yang terus meningkat di seluruh Afrika terutama yang berasal dari momok terorisme dan konflik bersenjata.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu oleh Bankole Adeoye, komisaris UA untuk Urusan Politik, Perdamaian, dan Keamanan, bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional, yang diperingati setiap tanggal 21 September.

Komisioner UA tersebut mengatakan Hari Perdamaian Internasional edisi tahun ini, yang dirayakan dengan tema "Menumbuhkan Budaya Perdamaian" (Cultivating a Culture of Peace), diperingati di tengah meningkatnya ancaman terorisme, pemberontakan, dan konflik bersenjata di berbagai belahan Benua Afrika.

Adeoye mengatakan bahwa dalam beberapa contoh bahaya perdamaian dan keamanan di benua tersebut, "konsep perlindungan terhadap warga sipil sedang runtuh dan genosida menjadi nyata atau mengkhawatirkan, didorong oleh ketidakadilan, intoleransi, eksklusi, kemiskinan, ketidaksetaraan, dan tantangan perubahan iklim."

Adeoye memperingatkan bahwa fenomena yang mengkhawatirkan ini merupakan "ancaman besar bagi Afrika dan, tentu saja, bagi stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran global." Dia juga menekankan perlunya mempercepat upaya respons lintas sektoral, inklusif, dan berbasis komunitas yang bertujuan untuk mengatasi situasi konflik dan pascakonflik di seluruh benua itu, terutama berbagai tantangan keamanan yang di antaranya berada di kawasan Tanduk Afrika, Cekungan Danau Chad, Sahel, dan Danau-Danau Besar (African Great Lakes).

Seraya mengungkapkan bahwa organisasi kontinental yang beranggotakan 55 negara ini memprioritaskan pencegahan konflik dengan memperkuat mekanisme peringatan dini, diplomasi preventif, penciptaan perdamaian yang inklusif, dan misi perdamaian, Adeoye menyerukan warga Afrika dari semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan upaya dalam mencapai perdamaian melalui pembangunan yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik, dan perlindungan hak asasi manusia.

"Kami mendesak semua warga Afrika, khususnya perempuan dan kaum muda, untuk aktif terlibat dalam pembuatan kebijakan dan inisiatif pembangunan perdamaian. Bersama-sama, mari kita bangun nilai-nilai Ubuntu Afrika (filosofi tradisional Afrika tentang "Saya ada karena kita ada"), solidaritas, dialog, dan kerja sama, serta membangun perdamaian secara konkret," ujar Adeoye.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.