Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dissanayaka Dilantik Jadi Presiden Sri Lanka

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dissanayaka Dilantik Jadi Presiden Sri Lanka Doc: AFP/ISHARA S KODIKARA
Ket. Anura Kumara Dissanayaka

COLOMBO - Politisi sayap kiri Anura Kumara Dissanayaka pada Senin (23/9) dilantik sebagai Presiden Sri Lanka setelah sehari sebelumnya ia dinyatakan sebagai pemenang dalam pilpres yang digelar Sabtu (21/9) lalu dimana ia berhasil mengalahkan petahana Ranil Wickremesinghe.

Saat berpidato setelah dilantik, Dissanayaka berjanji untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap politik, tetapi ia juga mengatakan memiliki solusi ajaib untuk mengobati krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Sri Lanka.

Dissanayaka, 55 tahun, adalah politisi penganut Marxisme dari Front Pembebasan Rakyat (JVP). Sebelumnya Dissanayaka sebagai politisi yang dianggap sebelah mata sedangkan partainya pernah memimpin dua kali pemberontakan yang gagal dan menewaskan puluhan ribu orang pada era '70-an dan '80-an. Akan tetapi partai itu kini mendapat lonjakan dukungan setelah krisis ekonomi 2022 yang membuat jutaan rakyat biasa Sri Lanka menderita.

Dissanayaka, putra seorang buruh, dilantik oleh kepala hakim Jayantha Jayasuriya dalam sebuah upacara yang disiarkan televisi yang dihadiri oleh para diplomat, anggota parlemen, pendeta Buddha dan pendeta lainnya, serta militer.

"Saya bukan tukang sihir, saya bukan ahli sihir, saya warga biasa," ujar Dissanayaka setelah mengambil sumpah. "Saya memiliki kekuatan dan keterbatasan, hal-hal yang saya ketahui dan hal-hal yang tidak saya ketahui. Tanggung jawab saya adalah menjadi bagian dari upaya kolektif untuk mengakhiri krisis ini," imbuh dia.

Setelah dilantik, Dissanayaka menggantikan Ranil Wickremesinghe, yang menjabat saat Sri Lanka mengalami puncak krisis keuangan setelah pemerintah gagal bayar utang luar negeri dan negara mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan selama berbulan-bulan.

Untuk mengatasi krisis, Wickremesinghe, 75, memberlakukan kenaikan pajak yang tinggi dan tindakan penghematan lainnya berdasarkan ketentuan dana talangan Dana Moneter Internasional (IMF). Kebijakannya memang bisa mengakhiri kekurangan dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi, tetapi mengakibatkan jutaan orang berjuang untuk memenuhi kebutuhan.

Susun Kabinet

Karena Perdana Menteri Dinesh Gunawardena mengundurkan diri sesaat sebelum upacara pelantikan, hal itu membuka jalan bagi Dissanayaka untuk menunjuk kabinetnya sendiri.

Partai Dissanayaka sendiri telah mengatakan ingin memiliki pemerintahan sementara hingga parlemen baru terpilih. Partai JVP saat hanya memiliki tiga anggota parlemen dari 225 anggota legislatif.

Menanggapi kekhawatiran tentang sikap historis JVP yang anti-Barat dan anti-India, Dissanayaka mengatakan ia menginginkan dukungan internasional untuk membangun kembali ekonomi. Pada pilpres lalu, Dissanayaka terpilih dengan perolehan suara hanya sekitar 42 persen, terendah sejak pemilihan presiden dimulai 1988.

"Adalah tanggung jawab saya untuk mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari mereka yang tidak memilih saya atau menaruh kepercayaan pada saya," kata Dissanayaka.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.