Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Quad Komitmen Denuklirisasi di Semenanjung Korea

📅 Senin, 23 Sep 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Quad Komitmen Denuklirisasi di Semenanjung Korea Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Sabtu (21/9/2024) mengadakan pembicaraan dengan fokus pada penguatan hubungan bilateral dan penanganan isu-isu keamanan regional, menurut pernyataan Gedung Putih.

WASHINGTON - Para pemimpin quadrilateral security dialogue (Quad) yang terdiri dari Amerika Serikat, India, Jepang, dan Australia mengecam program nuklir dan peluncuran rudal Korea Utara yang mengganggu stabilitas serta menegaskan kembali komitmen terhadap denuklirisasi seutuhnya di Semenanjung Korea.

Presiden Joe Biden, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada hari Sabtu (21/9) mengeluarkan pernyataan bersama berjudul Deklarasi Wilmington, setelah pertemuan puncak Quad keempat negara yang diadakan secara langsung di Wilmington, Delaware.

Seperti dikutip dari Antara, KTT diadakan saat Pyongyang baru-baru ini meningkatkan ketegangan di semenanjung dengan pengungkapan fasilitas pengayaan uranium yang langka, uji coba senjata yang berkelanjutan, dan peluncuran balon berisi sampah ke Korea Selatan.

"Kami mengecam peluncuran rudal balistik yang mengganggu kestabilan Korea Utara dan upaya terus menerus mengembangkan senjata nuklir yang melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB atau United Nations Security Council Resolutions (UNSCR). Peluncuran ini merupakan ancaman besar terhadap perdamaian dan stabilitas internasional," kata pernyataan bersama tersebut.

Para pemimpin itu menekankan perlunya mencegah proliferasi teknologi nuklir dan rudal terkait Korea Utara. "Kami menyampaikan keprihatinan besar kami atas penggunaan jaringan proliferasi, aktivitas siber jahat, dan pekerja di luar negeri yang digunakan Korea Utara untuk mendanai program senjata pemusnah massal dan rudal balistik yang melanggar hukum," ucap mereka.

Mereka mendesak semua negara anggota PBB untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB (UNSCR) yang relevan termasuk larangan transfer ke Korea Utara atau pengadaan semua senjata dan bahan terkait dari Korea Utara.

Pemimpin Quad turut menyatakan keprihatinan yang mendalam terhadap negara-negara yang memperdalam kerja sama militer dengan Korea Utara dan mengatakan hal itu melemahkan rezim nonproliferasi global.

Pernyataan bersama itu juga menggarisbawahi pentingnya penegakan sanksi terhadap Pyongyang dan mencatat bahwa panel ahli PBB yang memantau pelanggaran sanksi telah dibubarkan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk melanjutkan implementasi UNSCR yang relevan yang tetap berlaku seutuhnya," tutur mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.