Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komnas Perempuan Dorong Kolaborasi dan Sinergi untuk Hapus Kekerasan ke Perempuan

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komnas Perempuan Dorong Kolaborasi dan Sinergi untuk Hapus Kekerasan ke Perempuan Doc: antara foto
Ket. Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani

JAKARTA - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) memandang bahwa kolaborasi dan sinergi harus diperkuat untuk penghapusan segala bentuk kekerasan berbasis gender terhadap perempuan.

"Kolaborasi dan sinergi adalah efek domino baik yang diharapkan pasca-konferensi ini," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/9).

Hal itu dikatakannya menanggapi hasil dari Konferensi Internasional Pengetahuan dari Perempuan (PdP).

Menurut dia, terdapat perkembangan inovasi dalam aspek pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan.

Inovasi dilakukan di ruang-ruang di mana kekerasan dapat diidentifikasikan, seperti di lembaga pendidikan, baik di pesantren maupun perguruan tinggi, di ruang keluarga, praktik budaya, dan juga ruang digital.

Catatan Tahunan Komnas Perempuan tahun 2023 menunjukkan sekurangnya ada 409.975 kasus kekerasan terhadap perempuan, yang sebanyak 4.374 kasus dilaporkan langsung kepada Komnas Perempuan di mana 3.303 di antaranya adalah kasus kekerasan berbasis gender.

"Kekerasan di dalam rumah tangga masih mayoritas yang dilaporkan," kata Andy Yentriyani.

Dalam aspek penanganan, kasus kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di ruang digital masih menghadapi kendala meski telah ada UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), utamanya dalam mengenali unsur pidana dan dukungan pemulihan bagi korban.

Sebelumnya, Komnas Perempuan menggelar Konferensi Internasional Pengetahuan dari Perempuan (PdP) ke-4 di Malang, Jawa Timur.

Konferensi PdP terselenggara berkat kerja sama Komnas Perempuan dengan Universitas Brawijaya, Forum Pengada Layanan (FPL) dan Universitas Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.