Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Duta Rumah Autis Marcella Zalianty: Anak Berkebutuhan Khusus Perlu Akses Skrining Jantung

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 11:32 WIB | Oleh:
Duta Rumah Autis Marcella Zalianty: Anak Berkebutuhan Khusus Perlu Akses Skrining Jantung Doc: Antara Foto
Ket. Marcella Zalianty dan pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berfoto bersama anak-anak berkebutuhan khusus setelah kegiatan skrining jantung di Balai Budaya, Jakarta, Senin (6/4/).

Duta Rumah Autis Marcella Zalianty mendorong perluasan cakupan pelayanan skrining jantung bagi anak difabel dan anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan dalam menyampaikan kondisi kesehatan mereka.

"Anak-anak autis ini sangat rentan karena mereka tidak bisa mengutarakan ketika mereka sakit," kata Marcella saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Jakarta, Senin.

"Kita tidak tahu apakah ada serangan jantung karena mereka tidak bisa menyampaikan keluhan," katanya.

Marcella menyampaikan pentingnya deteksi dini penyakit jantung melalui skrining pada anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Kegiatan pemeriksaan jantung gratis seperti yang dilakukan oleh IDAI, menurut dia, sangat membantu keluarga dengan anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan akses dan biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Skrining seperti ini tidak murah, jadi kesempatan gratis ini sangat berarti bagi mereka," kata dia.

Marcella berharap program pelayanan skrining gratis tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi diperluas ke berbagai daerah agar menjangkau lebih banyak anak dengan kebutuhan khusus.

"Tidak hanya di Jakarta, anak-anak di daerah juga harus bisa mendapatkan pemeriksaan ini," ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso juga menyampaikan pentingnya penyediaan layanan skrining jantung bagi anak-anak dengan disabilitas.

"Sekitar setengah anak down syndrome itu punya kelainan jantung bawaan, jadi justru perlu skrining," katanya.

Ia menyampaikan bahwa IDAI mengadakan layanan skrining echocardiography gratis dalam upaya untuk meningkatkan akses anak-anak difabel terhadap pelayanan pemeriksaan kesehatan.

"Kalau bayar sendiri bisa di atas Rp1 juta, sementara kalau BPJS juga antreannya panjang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.