Mobil Listrik Berhasil Salip Mobil BBM di Norwegia
Rabu, 18 Sep 2024, 02:05 WIBOSLO - Mobil listrik telah melebihi jumlah mobil berbahan bakar bensin di Norwegia untuk pertama kalinya, kata sebuah organisasi industri pada Selasa (17/9). "Dari 2,8 juta mobil pribadi yang terdaftar di Norwegia, 754.303 di antaranya bertenaga listrik, dibandingkan dengan 753.905 yang menggunakan bensin," kata Federasi Jalan Raya Norwegia (OFV) dalam sebuah pernyataan, seraya mengatakan bahwa mobil diesel tetap paling banyak jumlahnya tetapi penjualannya menurun dengan cepat.
"Ini merupakan sebuah tonggak sejarah yang hanya sedikit orang yang menduganya 10 tahun lalu," kata direktur OFV, Oyvind Solberg Thorsen. "Elektrifikasi armada mobil penumpang berjalan cepat, dan Norwegia dengan cepat bergerak maju menjadi negara pertama di dunia dengan armada mobil penumpang yang didominasi oleh mobil listrik," imbuh dia.
Norwegia, yang ironisnya merupakan produsen minyak dan gas utama, telah menetapkan target untuk hanya menjual kendaraan tanpa emisi yang sebagian besar adalah kendaraan listrik karena pangsa mobil hidrogen sangat kecil, pada tahun 2025, 10 tahun lebih cepat dari target Uni Eropa.
Dalam upaya elektrifikasi moda transportasi jalan guna membantu memenuhi komitmen iklim Norwegia, otoritas Norwegia telah menawarkan potongan pajak yang besar pada kendaraan listrik, sehingga harganya kompetitif dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bahan bakar, diesel, dan hibrida. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Jakarta dengan Tarif Rp1
-
Ferrari Perkenalkan Mobil Listrik Pertama, Luce, Segini Harganya!
-
Perkembangan Kriteria MABIMS dalam Penentuan awal Bulan Hijriah
-
Polres Metro Tangerang Kota Tingkatkan Patroli Rumah Kosong Selama Masa Mudik Lebaran 2026
-
Penggantian Baterai Mobil Listrik, Simak Mekanisme dan Perkiraan Biayanya!
-
Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
-
Mobil Listrik Tiba-Tiba Mati di Rel Kereta? Ini Penjelasan Pakar ITB
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.