BBM Mahal, Kendaraan Listrik di Kamboja Melonjak

Selasa, 07 Jul 2026, 15:03 WIB

PHNOM PENH - Jumlah mobil listrik yang terdaftar di Kamboja selama periode 2021 hingga Mei 2026 mencapai 14.056 unit, demikian disampaikan Phan Rim, juru bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Transportasi Kamboja, pada Selasa (7/7).

"Kami melihat peningkatan signifikan dalam pendaftaran kendaraan listrik sejak Maret, menyusul konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga bahan bakar," katanya kepada Xinhua.

Dia menambahkan bahwa sekitar 3.693 EV didaftarkan selama periode Maret hingga Mei tahun ini.

Selain itu, per Mei 2026, negara di Asia Tenggara tersebut juga mencatat total 4.232 sepeda motor listrik dan 741 kendaraan roda tiga listrik.

"EV mampu menekan biaya bahan bakar dan tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot," ujar Phan Rim.

Thong Mengdavid, wakil direktur Pusat Kajian Tiongkok-ASEAN di Universitas Teknologi dan Sains Kamboja (Cambodia University of Technology and Science), mengatakan kenaikan harga bahan bakar menjadi salah satu faktor utama yang mendorong konsumen beralih ke EV.

"Seiring meningkatnya harga bahan bakar, semakin banyak konsumen yang tertarik menggunakan EV karena biaya operasionalnya jauh lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin maupun solar," katanya kepada Xinhua. Ant

Ket. Foto: — Sumber: AFP/TANG CHIN SOTHY

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.