Ancaman Karhutla Makin Mencekam! Pemprov Kalsel Guyur Hutan Lindung Siang Malam!
Rabu, 19 Agu 2026, 01:39 WIBBANJARBARU -Â Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengoperasikan empat unit pompa air selama 24 jam non-stop untuk membasahi kawasan Hutan Lindung Jalan Makmur, Banjarbaru, Selasa (18/8).
Langkah antisipatif ini dilakukan guna menjaga kelembapan lahan dan meminimalisasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Irigasi dan Air Baku Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel Herry Ade Permana di Banjarbaru, Selasa, mengatakan air dari jaringan irigasi dan saluran pembuang dialirkan menuju kawasan hutan lindung, kemudian diteruskan petugas Dinas Kehutanan secara estafet untuk membasahi area yang membutuhkan.
âUpaya tersebut diperkuat dengan pengerahan 53 personel PUPR Kalsel yang ditempatkan di posko karhutla kawasan Hutan Lindung Jalan Makmur untuk mengoperasikan peralatan dan memastikan suplai air bagi kegiatan pembasahan bersama Dinas Kehutanan,â ujarnya.
Dia menyebutkan pembasahan kawasan rawan karhutla sebenarnya telah dilakukan sejak Mei 2026 melalui pembukaan pintu pengatur air di BRK 9 Cinde Alus dengan debit sekitar 0,47 meter kubik per detik untuk mempertahankan suplai air menuju kawasan Guntung Damar hingga sekitar Bandara Syamsudin Noor.
Hasil pemantauan terbaru, kata dia, kawasan hingga ujung Guntung Damar masih basah, termasuk area ring satu sekitar Bandara Syamsudin Noor yang menjadi indikator suplai air melalui pembasahan berkelanjutan masih mampu menjaga kelembapan kawasan tersebut menjelang puncak musim kemarau.
Untuk mendukung operasional, Dinas PUPR Kalsel mendirikan satu posko utama dengan dua tenda di ujung Jalan Makmur yang berdampingan dengan saluran air sebagai salah satu sumber suplai menuju kawasan hutan lindung, sementara keterlibatan PUPR difokuskan pada penyediaan infrastruktur pengendalian air dan memastikan ketersediaan debit.
Dia mengatakan pengendalian air di kawasan tersebut juga telah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya melalui pembangunan sejumlah pintu pengatur atau tabet pada jaringan saluran di sekitar hutan lindung yang kini kembali dimanfaatkan untuk mendukung pembasahan selama musim kemarau.
âKami menyiapkan infrastruktur dan debit air untuk pembasahan. Itu yang selama ini menjadi keterlibatan PUPR dalam penanganan karhutla,â ujar Herry.
Ia memastikan Dinas PUPR Kalsel bersama Dinas Kehutanan akan melanjutkan pembasahan kawasan hutan lindung selama kemarau berlangsung untuk menghadapi potensi peningkatan karhutla yang diperkirakan puncaknya pada September, terutama di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya.
- banjarbaru
- pencegahan karhutla
- pemprov kalsel
- karhutla kalsel
- hutan lindung jalan makmur
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kualitas Udara Jakarta tak Sehat dan Terburuk se-Indonesia
-
Pemkot Bogor Berkomitmen Akhiri Era Buang Sampah di Lahan Terbuka Tanpa Diolah
-
Kesehatan Mental Ibu Bisa Picu Anak Stunting
-
Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Bisa Juga Periksa Ternak
-
Bengkulu Makin Gerah, Suhu Udara Tercatat Meningkat 0,5 Derajat Celcius
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.