Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas

Rabu, 19 Agu 2026, 01:05 WIB

JAKARTA – Pemprov Jakarta diingatkan bahwa pembangunan harus mampu memperkuat identitas kota. “Pembangunan jangan hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperkuat identitas kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Ketua DPRD Jakarta, Suhud Alynudin, Selasa.

Menurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat agar pembangunan Jakarta tidak hanya mengejar kemajuan fisik, harus juga memperkuat identitas diri. Suhud menyatakan, peringatan kemerdekaan memiliki makna penting bagi Jakarta yang tengah bersiap memasuki usia lima abad.

Ket. Foto: Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

“Refleksi kemerdekaan sangat penting karena Jakarta sekarang menjelang memasuki usia lima abad,” ujar Suhud, Selasa (18/8). Menurut Suhud, Jakarta harus memastikan diri sebagai kota yang modern, berbudaya, dengan tingkat kehidupan warga yang lebih sejahtera.

Suhud menegaskan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pembentukan Peraturan Daerah (Perda), penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan arah pembangunan berpihak pada kepentingan masyarakat. Seluruh fungsi tersebut, lanjutnya, harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Hal ini terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan keberpihakan pemerintah. “DPRD akan terus berupaya menjalankan tugas dan fungsinya untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat dan keberpihakan kepada warga yang kurang mampu,” tandas Suhud.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata. Misalnya, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur.

Kinerja ekonomi Jakarta yang tumbuh 5,52 persen pada triwulan II-2026, inflasi yang terjaga di level 2,5 persen, serta raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian sembilan kali berturut-turut menjadi modal Pemprov Jakarta untuk terus mengakselerasi pembangunan secara merata. Pemprov juga terus mendorong kolaborasi dalam mengatasi persoalan lingkungan serta mengembangkan skema pembiayaan kreatif atau creative financing untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pertumbuhan ekonomi harus diikuti pemerataan manfaat pembangunan,” tegasnya.

Sinergi Angkutan

Sementara itu, Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Hal itu ditempuh melalui kolaborasi strategis dengan para operator transportasi publik. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan Resiliensi Kelangsungan Usaha dan Tanggap Darurat Transportasi Publik Jakarta.

MoU ini memformalkan dan memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin di lapangan Transjakarta dengan KAI, KCI, LRT Jabodebek, MRT Jakarta, dan LRT. Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, mengatakan, MoU ini merupakan bentuk nyata penerapan pilar strategis 3S (Service, Strategic Partnership, and Sustainability) yang diusung perusahaan.

Dia menyampaikan, kolaborasi ini menjadi pencapaian penting dalam mewujudkan ekosistem transportasi publik yang lebih kuat, nyaman, dan aman secara terintegrasi bagi jutaan pelanggan. “Kenyamanan dan keamanan pelanggan adalah prioritas utama,” tandasnya.

Melalui kemitraan strategis ini, Transjakarta bersama para operator lain bertekad untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian perjalanan masyarakat aman. Ini mulai dari halte bus hingga stasiun kereta berjalan lancar, terkoordinasi, dan tanpa hambatan.

Welfizon menjelaskan, kolaborasi ini sangat krusial mengingat skala layanan yang semakin terintegrasi. Ia menyebut, Transjakarta saat ini telah terhubung di 74 titik fasilitas transportasi antarmoda, melayani rata-rata 1,5 juta pelanggan per hari.

“Dengan fleksibilitas jaringan bus yang menjangkau berbagai moda berbasis rel, Transjakarta berperan aktif sebagai integrator,” ucapnya. Kerja sama ini memastikan bahwa integrasi tersebut tidak hanya fisik, tetapi juga secara operasional. Dengan begitu, menghadirkan pengalaman perjalanan yang andal dan menyenangkan.

Welfizon juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jakarta, khususnya Dinas Perhubungan, atas arahan dan dukungan penuh dalam mewujudkan kolaborasi.

“Dengan sinergi ini, kami yakin dapat membangun transportasi Jakarta yang lebih kokoh, nyaman, dan berkesinambungan. Hal ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang maju.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.