Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shanghai Diterjang Bebinca, Topan Terkuat Sejak 1949

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Shanghai Diterjang Bebinca, Topan Terkuat Sejak 1949 Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. ilustrasi topan Bebinca di Shanghai.

Beijing - Topan Bebinca, yang mencapai Shanghai di China bagian timur pada Senin pagi, telah menjadi topan terkuat yang melanda kota tersebut sejak 1949, menurut Badan Meteorologi China (CMA).

Topan Bebinca tiba di Shanghai pada pukul 07.30 waktu setempat pada Senin (06:30 WIB), dengan kecepatan angin maksimum mencapai 42 meter per detik.

"Bebinca melampaui Topan Gloria 4906 dan menjadi topan terkuat yang mencapai Shanghai sejak 1949," ujar CMA dalam sebuah pernyataan.

Diperkirakan Bebinca akan terus bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 25 kilometer per jam, secara bertahap melemah, dan pada malam hari tanggal 17 September, akan berubah menjadi depresi tropis di wilayah perbatasan provinsi Anhui dan Henan.

Sebelumnya, CMA telah mengeluarkan peringatan tingkat merah tertinggi terkait topan tersebut.

Bandara Pudong dan Hongqiao di Shanghai membatalkan semua penerbangan pada Minggu (15/9) setelah pukul 8 malam hingga pukul 2 siang waktu setempat pada Senin.

Bandara Ningbo juga menghentikan operasional penerbangan, dan penerbangan diperkirakan akan dilanjutkan pada pukul 11.30 siang waktu setempat pada Senin.

Selain itu, layanan kereta penumpang di beberapa jalur Kereta Delta Sungai Yangtze ditangguhkan.

Sementara itu, arus lalu lintas jalan tol di Shanghai ditutup atau berada di bawah pengawasan, serta diberlakukan batas kecepatan 40 kilometer per jam di jalan raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.