Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Monitoring dan Operasi Pasar untuk Tekan Inflasi

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 02:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Monitoring dan Operasi Pasar untuk Tekan Inflasi Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Salah satu cara untuk menekan inflasi yang dilakukan Kabupaten Bogor dengan monitoring dan operasi pasar. Demikian dijelaskan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu, MInggu (15/9).

Asmawa mengaku rutin melakukan monitoring pengawasan pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan Inspektorat Kabupaten Bogor. Hasilnya, disampaikan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Dari kegiatan itu, telah dilaksanakan sejumlah langkah konkret seperti melaksanakan operasi pasar murah dengan berbagai macam bahan pokok. Contohnya, menyediakan 87,5 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pemerintah (SPHP) serta 7.000 liter minyak goreng.

Kemudian, penyelenggaraan operasi pasar bersubsidi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat 2024 di Kabupaten Bogor. Kegian ini menyediakan 5.372 paket sembako berisi beras premium, gula kristal putih 2 kg dan minyak goreng kemasan premium 2 liter.

"Bahan-bahan pokok tersebut telah didistribusikan di kecamatan Cibinong, Bojonggede dan Parung," ujarnya. Selanjutnya, upaya serupa juga dilaksanakan melalukan Gelar Pangan Murah (GPM) Keliling sebanyak 31 kali di Kecamatan Cibinong, Citeureup, Babakan Madang, Sukaraja, dan Bojonggede. Kemudian, Kecamtan Tajurhalang, Dramaga, Leuwiliang, Cibungbulang, Nanggung, Pamijahan, dan Tenjolaya.

Selanjutnya, Kecamtan Parung Panjang, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cijeruk, Cigombong, Ciomas, Klapanunggal, Jonggol dan Rancabungur. Di wilayah-wilayah tersebut, bahan pokok yang disediakan adalah beras, minyak goreng, telur ayam ras, brambang, bawang, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi rendang, daging sapi semur, daging ayam ras, dan gula pasir.

Selain itu, Pemkab Bogor juga melaksanakan kegiatan bazar Ramadan tahun 2024 di kecamatan Caringin, Cijeruk, Citeureup, Babakan Madang, Megamendung dan Jonggol. Asmawa menuturkan, kondisi indeks perkembangan harga (IPH) Kabupaten Bogor dalam kondisi aman. "Syukur IPH ada di angka minus 1,51. Artinya ada di median. Kalau tertinggi ada di angka 3,03. Lalu yang terendah di minus 6.51," ungkapnya.

Angka IPH tersebut didapati Pemerintah Kabupaten Bogor dengan metode pendataan yang dilakukan secara periodik terhitung Januari hingga Juni 2024. Asmawa menyebutkan bahwa kondisi IPH merupakan hasil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dibentuk Pemkab Bogor tanggal 18 Mei 2021. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

26 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.