Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengusaha Asal Pittsburgh Menciptakan Inovasi dengan Menggabungkan Robotika dan Piringan Hitam

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Pengusaha Asal Pittsburgh Menciptakan Inovasi dengan Menggabungkan Robotika dan Piringan Hitam Doc: Technical.ly
Ket. Maximillian Obasiolu dari Lead-In Record Co.

Maximillian Obasiolu, seorang lulusan Carnegie Mellon University (CMU), Amerika Serikat, tengah menggebrak industri piringan hitam dengan sentuhan teknologi mutakhir. Melalui startup Lead-In Record Co., Obasiolu memperkenalkan inovasi manufaktur vinyl yang menggunakan robotik, yang diklaim dapat memangkas waktu produksi dari enam bulan menjadi hanya satu minggu.

Obasiolu memulai perjalanannya pada tahun 2021 ketika ia melanjutkan pendidikan di CMU untuk meraih gelar master ganda dalam teknik listrik dan komputer, serta manajemen inovasi teknologi. Di bawah bimbingan dari program Expanded Pathways to Entrepreneurship, Obasiolu mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk mendirikan Lead-In Record Co., yang rencananya akan resmi diluncurkan pada musim panas 2025.

"Pittsburgh memiliki industri robotika yang unggul dibandingkan kota-kota lain di Amerika Serikat, berkat institusi pendidikan yang ada di sini," ujar Obasiolu, dikutip dari Technical.ly, Kamis (12/9).

Lingkungan teknologi di Pittsburgh yang kaya akan inovasi hardware menjadi alasan utama ia tetap tinggal dan membangun bisnisnya di kota tersebut.

Selain didukung oleh koneksi yang ia bangun selama di CMU, Lead-In Record Co. juga menerima dukungan dari berbagai organisasi lokal seperti InnovatePGH dan AlphaLab, yang membantu mempercepat pengembangan startup ini. Menurut Obasiolu, program fellowship yang ia ikuti di CMU mempercepat perkembangan Lead-In hingga 18 hingga 24 bulan lebih cepat daripada yang direncanakan.

Lead-In Record Co. memiliki misi untuk menjadi produsen dan distributor bagi artis independen yang ingin membuat rekaman vinyl mereka sendiri. Menggunakan proses robotik canggih, perusahaan ini berambisi untuk merombak total proses produksi vinyl yang selama ini belum banyak berubah dalam lebih dari 100 tahun.

"Proses pembuatan vinyl konvensional memakan waktu sekitar enam bulan, dan kami ingin memangkasnya menjadi satu minggu," jelas Obasiolu.

Teknologi yang diterapkan oleh Lead-In memungkinkan produksi vinyl lebih cepat dan efisien, memberikan kesempatan bagi para musisi independen untuk mendistribusikan karya mereka dengan lebih mudah.

Obasiolu mengakui bahwa memulai perusahaan sendiri bukanlah hal yang mudah. Namun, dukungan dari berbagai program dan komunitas di Pittsburgh membuatnya yakin untuk terus maju.

"Melakukan lompatan keyakinan memang sulit, tetapi program fellowship memberikan saya dukungan yang diperlukan untuk memulai," ungkapnya.

Dengan pengalaman sebelumnya bekerja di startup RV listrik di Bay Area, Obasiolu merasa semakin yakin bahwa mendirikan perusahaan sendiri adalah jalan yang tepat.

Obasiolu juga menekankan pentingnya investasi pada diri sendiri, bahkan jika startup ini tidak berhasil. Menurutnya pengetahuan dan keterampilan yang ia dapatkan, dapat diterapkan di sektor penelitian dan pengembangan perusahaan besar.

Selain sibuk dengan pengembangan Lead-In Record Co., Obasiolu tetap menjaga keseimbangan hidupnya dengan berlari. Baginya, lari adalah cara untuk menjaga fokus dan kesehatan mental.

"Tidak peduli seburuk apapun hari saya, jika saya berlari, saya bisa melihat semuanya dari perspektif yang lebih baik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.