Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PON 2024, Arung Jeram Sempat Ditunda 4,5 Jam Karena Debit Air Naik

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
PON 2024, Arung Jeram Sempat Ditunda 4,5 Jam Karena Debit Air Naik Doc: ANTARA/Budi Candra Setya
Ket. Ilustrasi - Suasana instalasi logo PON XXI Aceh-Sumut 2024 di halaman Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh, Minggu (8/9/2024).

BANDA ACEH - Perlombaan hari pertama cabang olahraga arung jeram Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 sempat ditunda selama 4,5 jam karena kenaikan debit air di Sungai Alas, Ketambe, Aceh Tenggara, pada Kamis (12/9) pagi.

Technical Delegate arung jeram PON XXI R.A. Amalia Yunita dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Kamis malam, menyebutkan bahwa kenaikan debit air itu terjadi setelah Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser diguyur hujan sepanjang Rabu (11/9) malam hingga Kamis dini hari.

Kondisi itu membuat Race Director arung jeram PON XXI Joni Kurniawan meninjau ulang rencana pelaksanaan lomba nomor down river race (DRR) kategori R6 sektor putra dan putri sesuai jadwal awal pukul 09.00 WIB demi memastikan keselamatan atlet.

Pada pukul 09.00 WIB, skala tinggi muka air (TMA) di garis start masih menyentuh ketinggian 85 cm, jauh di atas angka normal 40 cm, sehingga perlombaan ditunda hingga pukul 12.00 WIB.

Lantas pada pukul 12.00 WIB, skala TMA masih berada di kisaran 65 cm dan perlombaan kembali ditunda hingga pukul 15.00 WIB.

Pada pukul 14.30 WIB, posisi TMA berada di level 44cm, sehingga Race Director memutuskan memulai perlombaan tapi dengan perubahan garis start, dari Muara Gurah ke Ketambe.

"Kami tidak menunda hari lomba, tetapi menunda jamnya saja agar tidak mengganggu jadwal. Tapi (penundaan) ini menyangkut safety peserta," kata Joni.

Dalam perlombaan DRR R6, putra tuan rumah Aceh berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu tercepat 20 menit 45,05 detik dan meraih medali emas.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sumatera Utara memperoleh medali perak dengan catatan waktu selisih 13,92 detik dan perunggu diraih Kalimantan Selatan dengan catatan waktu 21 menit 12,10 detik.

Sementara medali emas DRR R6 putri diraih Sumatera Utara yang finis dengan catatan waktu 22 menit 17,74 detik, perak didapatkan Aceh (22 menit 35,02 detik), dan perunggu diperoleh Kalimantan Timur (22 menit 51,95 detik).

Penundaan start lomba memaksa panitia turut menunda Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) nomor DRR kategori R6 putra dan putri, yang diputuskan akan dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan medali nomor DRR R4 putra dan putri pada hari kedua perlombaan, Jumat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.