Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Kebijakan Ini, Inggris Dilaporkan Setujui Penggunaan Rudal Storm Shadow Oleh Ukraina

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Kebijakan Ini, Inggris Dilaporkan Setujui Penggunaan Rudal Storm Shadow Oleh Ukraina Doc: Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr
Ket. ilustrasi persenjataan perang.

London - Inggris dilaporkan setuju untuk mengizinkan Ukraina menggunakan rudal Storm Shadow yang dipasok Inggris untuk melakukan serangan jarak jauh jauh ke wilayah Rusia, menurut laporan The Guardian pada Kamis.

Mengutip pejabat Inggris yang tidak disebutkan namanya, laporan tersebut menunjukkan bahwa perubahan signifikan dalam kebijakan tersebut dilakukan secara tertutup, meskipun diperkirakan tidak akan ada pengumuman resmi kepada publik.

Keputusan ini datang di tengah diskusi yang sedang berlangsung antara Kiev dan sekutu Baratnya mengenai pembatasan yang dikenakan pada penggunaan senjata jarak jauh.

Ukraina telah lama menyatakan bahwa pembatasan tersebut membatasi kemampuannya untuk membela diri dan melawan pasukan Rusia.

Namun, Washington khawatir tentang membiarkan Ukraina menargetkan jauh di dalam Rusia karena takut akan meningkatkan konflik lebih lanjut.

Selama konferensi pers bersama di Kiev pada Rabu (11/9), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan bahwa Rusia memikul tanggung jawab atas eskalasi perang.

Blinken yang menghindari secara langsung membahas perubahan kebijakan AS mengenai serangan jarak jauh, menyatakan bahwa AS telah menyesuaikan strateginya sejak hari pertama dan tetap terbuka untuk melakukan hal tersebut.

Namun, dia tidak mengomentari potensi penggunaan rudal Storm Shadow oleh Ukraina.

Pemilihan waktu kunjungan Blinken dan Lammy ke Kiev, setelah Washington mengonfirmasi bahwa Iran telah mengirimkan rudal balistik ke Rusia, menambah arti penting pertemuan tersebut.

Blinken menggambarkan pasokan senjata baru ke Moskow memberi Rusia kemampuan dan fleksibilitas tambahan dalam perang yang berkelanjutan melawan Ukraina.

Meskipun tidak ada konfirmasi eksplisit dari Blinken tentang perubahan kebijakan AS mengenai serangan jarak jauh, laporan dari The Guardian mencatat bahwa keputusan semacam itu mungkin dibuat secara diam-diam.

Adapun, pejabat Inggris percaya bahwa kunjungan diplomat tinggi AS dan Inggris ke Kiev kemungkinan tidak akan terjadi tanpa adanya kesepakatan tertentu mengenai perluasan kemampuan Ukraina dengan rudal Storm Shadow.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan D...
Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.