Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hutan Lindung di Lombok Tengah Terbakar

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 16:31 WIB | Oleh:
Hutan Lindung di Lombok Tengah Terbakar Doc: ANTARA/HO-Humas Kodim 1620 Lombok Tengah
Ket. Lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Jumat (13/9).

LOMBOK TENGAH - Kawasan hutan lindung di Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kebakaran pada musim kemarau 2024.

"Penyebab kebakaran lahan tersebut diduga terjadi oleh adanya pembersihan lahan oleh masyarakat dengan cara membakar," kata Danramil 1620-4/Praya Barat Kapten Inf Wage Rudolf di Lombok Tengah, Jumat .

Babinsa Koramil 1620-04/Praya Barat bersama masyarakat berjibaku memadamkan api dampak dari kebakaran lahan hutan yang terjadi di Dusun Sulung, Desa Serage tersebut.

"Yang terbakar itu adalah ranting-ranting dan daun kering, sehingga api menjalar ke areal hutan lindung Serage seluas 1 hektare," katanya.

Babinsa bersama masyarakat bergerak cepat memadamkan api dengan alat seadanya begitu mengetahui adanya titik api muncul di wilayah tersebut.

"Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat setempat dan warga untuk segera memadamkan api dengan alat seadanya agar tidak meluas," ujarnya.

Peristiwa kebakaran itu diketahui berkat informasi dari salah satu warga Dusun Sulung yang sedang membersihkan kebun di belakang rumahnya, melihat kepulan asap hitam pekat kemudian warga tersebut berteriak minta tolong.

Pada saat kejadian sebagian warga Dusun Sulung sedangkan melaksanakan istirahat, ketika mendengar teriakan saksi meminta bantuan sambil berteriak kebakaran. Masyarakat sekitar bersama babinsa datang membantu memadamkan api tersebut dengan menggunakan peralatan seadanya.

"Api dapat dipadamkan oleh masyarakat dibantu oleh babinsa bersama aparat terkait dan juga pemadam kebakaran yang datang tepat waktu di lokasi kebakaran," katanya.

Selain itu, pihaknyaakan terus meningkatkan patroli dan pemantauan untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan dan memberikan himbauan sebagai langkah pencegahan sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat membahayakan banyak pihak," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.