Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

18 Pelajar Kenya Tewas dalam Kebakaran Asrama Sekolah

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 18:59 WIB | Oleh:
18 Pelajar Kenya Tewas dalam Kebakaran Asrama Sekolah Doc: Istimewa
Ket. Orang tua yang berduka menunggu kabar tentang anak-anak mereka di sekolah.

NAIROBI - Kebakaran melanda asrama sekolah asrama di Kenya bagian tengah, pada Kamis (12/9) malam, menewaskan 18 anak laki-laki yang sedang tidur dan melukai 27 lainnya.

Dari Al Jazeera, polisi memperingatkan jumlah korban tewas dapat meningkat, menyusul bencana di Sekolah Dasar Hillside Endarasha di daerah Nyeri, karena para korban dirawat di sejumlah rumah sakit.

Juru bicara pemerintah, Isaac Mwaura, mengatakan, anak-anak laki-laki itu berada di kelas 4 hingga 8, yang berarti usia mereka sekitar sembilan hingga 13 tahun. Asrama tersebut menampung 156 anak laki-laki.

Polisi mengatakan usia rata-rata korban sekitar sembilan tahun.

Wakil Presiden Rigathi Gachagua mengatakan 70 murid masih hilang, meskipun ia menambahkan bahwa beberapa mungkin telah dibawa pulang oleh orang tua mereka pada malam hari.

Penyebab kebakaran sedang diselidiki, kata juru bicara polisi Resila Onyango, seraya menambahkan bahwa "tindakan yang diperlukan" akan diambil.

"Mayat-mayat yang ditemukan di tempat kejadian terbakar hingga tak dapat dikenali lagi," kata Onyango.

Pemerintah mengatakan asrama itu penuh sesak, yang melanggar standar keselamatan.

Maina Muthungu, paman dari seorang siswa yang hilang, mengatakan kepada Al Jazeera: "Kita perlu mengetahui kebenaran betapapun buruknya. Kita ingin tahu siapa yang masih hidup dan siapa yang tidak. Mereka tidak memberi tahu kita apa pun."

Sekolah berasrama utama tersebut memiliki total 824 siswa, 402 laki-laki dan 422 perempuan, kata Kementerian Pendidikan dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X.

Dari jumlah tersebut, 156 laki-laki dan 160 perempuan adalah siswa asrama sementara sisanya adalah siswa harian.

Sekolah tersebut terletak sekitar 170 kilometer (106 mil) di utara ibu kota, Nairobi.

"Semua lembaga pemerintah terkait telah dikerahkan … [untuk] mencari kebenaran tentang apa yang menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan cedera pada begitu banyak jiwa muda," kata Menteri Dalam Negeri Kithure Kindiki setelah mengunjungi sekolah tersebut.

"Pemerintah menjamin akuntabilitas penuh atas semua tindakan atau kelambanan yang berkontribusi terhadap kerugian besar ini," tulis Kindiki di X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.