Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentagon Sebut AS dan Irak Melanjutkan Pembahasan Kerja Sama Keamanan

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pentagon Sebut AS dan Irak Melanjutkan Pembahasan Kerja Sama Keamanan Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Sekretaris Pers Mayor Jenderal Pat Ryder di Pentagon, Senin (9/9/2024) mengatakan kelompok kerja eksekutif Komisi Militer Tinggi (HMC) AS-Irak terus melakukan pembicaraan terkait kerja sama keamanan, termasuk peran anggota pasukan AS di Irak. Saat ini, AS memiliki sekitar 2.500 personel militer di Irak sebagai bagian dari upaya gabungan Satuan Tugas Gabungan-Operasi Inherent Resolve.

Washington - Pejabat Amerika Serikat (AS) dan Irak secara berkelanjutan melakukan pembicaraan terkait kerja sama keamanan, termasuk peran anggota pasukan AS di Irak, kata Pentagon pada Senin (9/9).

"Kelompok kerja eksekutif Komisi Militer Tinggi (HMC) AS-Irak terus melakukan diskusi," kata Sekretaris Pers Mayor Jenderal Pat Ryder ketika ditanya wartawan tentang kemungkinan penarikan pasukan AS dari Irak.

"Jadi, saat kami sampai pada kesimpulan tentang itu, mungkin ada lebih banyak yang bisa kami berikan, tetapi tidak ada yang bisa diumumkan," tambahnya.

Pernyataannya muncul setelah beberapa laporan yang mengeklaim bahwa AS dan Irak telah mencapai kesepakatan awal untuk penarikan penuh pasukan koalisi yang dipimpin AS dari Irak pada akhir 2026.

"Isi dari percakapan ini berfokus pada transisi dari koalisi global untuk kekalahan abadi ISIS -- Anda tahu, struktur saat ini -- menuju seperti apa hubungan keamanan bilateral jangka panjang antara AS dan Irak," kata Ryder.

Menekankan bahwa AS sangat menghargai Irak sebagai mitra, Ryder mengatakan bahwa Irak memainkan peran "sangat penting" di kawasan ini dalam hal keamanan dan stabilitas, terutama dalam kontra-terorisme.

"Jadi, kita perlu memberi waktu dan ruang bagi HMC (Komisi Militer Tinggi) untuk melanjutkan percakapan ini," tambahnya.

Komisi Militer Tinggi (HMC) terbentuk dari pertemuan pada April antara Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani di Washington.

Saat ini, AS memiliki sekitar 2.500 personel militer di Irak sebagai bagian dari upaya gabungan Satuan Tugas Gabungan-Operasi Inherent Resolve, menurut Pentagon.

"Sebagai bagian dari Dialog Kerja Sama Keamanan AS-Irak, kami membentuk Komisi Militer Tinggi yang akan membahas transisi dari koalisi global menuju hubungan kerja sama keamanan bilateral jangka panjang antara AS dan Irak".

"Pembicaraan tentang hal tersebut masih berlangsung," kata Ryder.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.