Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pameran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 Hadirkan Berbagai Inovasi Teknologi Pangan

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 12:11 WIB | Oleh:
Pameran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 Hadirkan Berbagai Inovasi Teknologi Pangan Doc: istimewa
Ket. Salah satu stan sedang mendemonstrasikan produknya kepada pengunjung di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024, di JIExpo, Kemayoran Jakarta pada hari Rabu (4/9). Pameran yang berlangsung pada tanggal 4-6 September 2023 ini menghadirkan berbagai inovasi teknologi pangan.

JAKARTA - Pameran bahan pangan terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 resmi dibuka hari ini. Dalam edisi ke 28, pameran ini hadir dengan skala yang lebih besar dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Berbagai pengalaman interaktif dan menarik dihadirkan dengan tujuan untuk menginspirasi dan berbagi cakrawala baru.

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman mengatakan, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 ajang penting yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku industri. Ini kesempatan membuka jaringan, berkomunikasi, serta menjalin relasi dengan para pelaku bisnis di kawasan Asia.

Akses ke berbagai produk food ingredients terkini dapat dengan mudah didapat dari 700 eksibitor, mulai dari Asia hingga Eropa. Manfaatkan juga sesi konferensi serta seminar, seperti salah satunya mengenai sertifikasi halal yang merupakan isu menarik di industri makanan dan minuman saat ini.

"Selain itu, para pelaku industri juga dapat langsung melakukan diskusi dengan berbagai ahli melalui seminar teknis yang telah disediakan," ujar dia dalam pembukaan pameran tersebut di JIExpo, Kemayoran Jakarta pada hari Rabu (4/9).

Salah satu keunggulan dari pameran business to business (B2B) ini hadirnya berbagai inovasi teknologi pangan yang dihadirkan oleh perusahaan di dunia. Hal ini sebagai respon terhadap kebutuhan akan produk alami dan berkelanjutan.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan (PATPI), Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si, mengatakan, pendorong utama dalam transformasi di industri makanan dan minuman adalah inovasi teknologi. Dengan perkembangan teknologi, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sehingga dapat menawarkan harga yang bersaing.

Ia menambahkan, teknologi akan menjadi poin positif yang dapat mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman. Pameran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 dapat menjadi platform penting bagi industri, pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk berkolaborasi menggali potensi lokal Indonesia.

"Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong inovasi, meningkatkan daya saing industri pangan nasional secara global yang dapat memperkuat ketahanan pangan," ungkapnya.

Pameran dibuka oleh Staf Ahli Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri, Ignatius Warsito, yang mewakili Bapak Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. Dalam paparannya ia menuturkan, perkembangan zaman membuat konsumen menjadi lebih kritis dan pintar dalam memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

"Aspek rasa enak saja kini bukan menjadi pertimbangan utama pembelian, namun ada nilai fungsional dan unsur kepraktisan yang menjadi pertimbangan konsumen dalam dalam menyantap makanan atau minuman. Tantangan untuk mendapatkan bahan pangan yang tepat dengan kualitas yang baik tentunya menjadi kebutuhan para pelaku usaha di bidang makanan dan minuman," paparnya.

Staf Ahli Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri, Ignatius Warsito menyampaikan, dalam beberapa tahun terakhir, industri food ingredients Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Peningkatan itu didorong oleh pertumbuhan permintaan domestik, meningkatnya minat global terhadap produk alami dan berkelanjutan, dan inisiatif pemerintah untuk mempromosikan ekspor produk bernilai tambah.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian terus berupaya untuk mengembangkan industri makanan dan minuman melalui penerapan kebijakan fiskal dan nonfiskal. Pertumbuhan PDB industri makanan dan minuman sebesar 5,53 persen pada triwulan II tahun 2024, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,05 persen dan industri non-migas sebesar 4,63 persen.

"Pada periode yang sama, industri makanan dan minuman berkontribusi sebesar 40,33 persen terhadap PDB industri pengolahan non-migas, sehingga menjadikannya sebagai subsektor dengan kontribusi PDB terbesar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ignatius menambahkan Food Ingredients Asia Indonesia merupakan event penting yang dapat menghubungkan industri makanan dan minuman dengan industri bahan baku yang memproduksi berbagai macam ingredients sehingga dapat Information Classification: General mendorong inovasi dan ide baru, pemasok bahan baku potensial baru, dan solusi baru untuk pengembangan dan peningkatan industri makanan dan minuman kedepannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.