Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ahli: Perubahan Iklim dapat Menyebabkan Kehancuran Infrastruktur

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 00:03 WIB | Oleh:

Pada tahun 2022, bagian jembatan sepanjang 9 m di perbatasan California-Arizona di Interstate 10, di sepanjang rute truk utama dari Phoenix ke pelabuhan Los Angeles, tersapu banjir akibat hujan lebat yang memecahkan rekor. Banjir itu terjadi setelah runtuhnya bentang Interstate 10 lainnya pada tahun 2015, Jembatan Tex Wash, selama apa yang pada saat itu digambarkan sebagai banjir 1.000 tahun.

Menurut American Transportation Research Institute, setiap penutupan menambah biaya pengangkutan truk sebesar 2,5 juta dollar AS per hari karena penundaan dan bahan bakar tambahan. Penutupan jembatan seperti itu diproyeksikan akan meningkat secara signifikan di seluruh negeri selama dekade mendatang, kata para teknisi.

"Dengan banyaknya penutupan jembatan ini, truk harus mengubah rute lebih jauh dari biasanya. Hal ini menambah jarak tempuh sekitar 15 hingga 100 mil per perjalanan, padahal biaya perjalanan truk biasanya sekitar 91 dollar AS per jam," kata Dan Murray, wakil presiden senior American Transportation Research Institute.

"Dan ini menjadi sangat inflasioner. Kita membeli barang yang sama dan biaya tak terduga dibebankan kepada konsumen."

Bill Minor, 50 tahun, seorang pengemudi truk Walmart yang mengantar bahan makanan, pakaian, dan barang elektronik dari terminal di Beaver Dam, Wisconsin, ke toko-toko di wilayah sekitarnya, mengatakan ia menyeberangi Jembatan Lake Butte des Morts di Oshkosh, Wisconsin, sebanyak belasan kali sehari.

Ketika jembatan ditutup selama sehari pada bulan Juni setelah panas menyebabkan sambungan di jalan menuju jembatan melebar, Minor mengatakan bahwa jalan memutar dan lalu lintas yang bertambah membuat ia mengurangi jumlah pengiriman dan menggunakan lebih banyak bahan bakar.

"Jembatannya berada di jalan raya antarnegara bagian, tetapi jalan memutarnya melewati jalan raya pedesaan, jadi Anda berkendara melewati kota-kota kecil dengan kecepatan 25 mil per jam," katanya.

Pemerintahan Biden telah berupaya mengatasi masalah tersebut. Undang-undang infrastruktur bipartisan tahun 2021 mengalokasikan 110 miliar dollar AS untuk perbaikan dan pembangunan jalan, jembatan, dan proyek transportasi besar lainnya. Undang-undang tersebut mencakup program perintis, Protect, yang menyediakan 7,3 miliar dollar AS yang dibagi di antara negara bagian untuk membuat fasilitas dan jalan raya lebih tangguh terhadap cuaca ekstrem. Dana hibah kompetitif lainnya sebesar 1,4 miliar dollar AS juga tersedia.

Di Vermont, tempat hujan lebat dan panas telah merusak sekitar 100 jembatan selama dua tahun terakhir, negara bagian tersebut membangunnya kembali lebih tinggi dan lebih lebar, dengan fondasi yang lebih dalam dan material yang lebih kuat. Dan saluran air di bawah jembatan dibuat lebih dalam dan lebih lebar agar dapat menyerap lebih banyak air.

"Namun, semua itu membutuhkan uang dan waktu. Vermont mengeluarkan biaya 30 persen hingga 40 persen lebih banyak untuk membangun jembatan yang lebih tahan banjir," kata Jeremy Reed, kepala teknisi di badan transportasi negara bagian.

Jim Tymon, direktur eksekutif American Association of State Highway and Transportation Officials, mengatakan, para ilmuwan, insinyur, dan lembaga pemerintah baru mulai mengembangkan standar tentang cara membangun jembatan yang tahan terhadap iklim.

"Kami belajar dari berbagai peristiwa yang terjadi, dan mencoba untuk berubah serta membangun untuk menghadapi perubahan iklim berikutnya, tetapi targetnya terus berubah," katanya.

Pada tahun 2018, Colorado menjadi salah satu negara bagian pertama yang mempertimbangkan dampak perubahan iklim saat merencanakan jalan dan jembatannya. Setelah banjir tahun 2013 merusak sekitar 800 kilometer jalan dan 50 jembatan di negara bagian tersebut, yang membutuhkan lebih dari 700 juta dollar AS untuk perbaikan darurat, komisi transportasi negara bagian mewajibkan ketahanan iklim dalam pembangunan jembatan dan jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.