Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akibat Kekeringan Warga Lebak Mulai Cari Air Bersih ke Hutan

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 17:38 WIB | Oleh:
Akibat Kekeringan Warga Lebak Mulai Cari Air Bersih ke Hutan Doc: ANTARA/Mansur.
Ket. Warga Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Banten saat mencari air bersih ke hutan menggunakan sepeda motor, sehubungan musim kemarau panjang yang mengakibatkan desa mereka terjadi kekeringan.

RANGKASBITUNG - Sejumlah masyarakat di Kabupaten Lebak Provinsi Banten sejak dua pekan terakhir mulai mencari air bersih ke kawasan hutan, akibat kemarau panjang hingga daerahnya mengalami kekeringan.

"Kami mencari air bersih ke sumur-sumur yang berada di hutan dengan jarak tempuh sekitar satu kilometer," kata Ahmad (50), warga Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak di Lebak, Rabu.

Dia menjelaskan, krisis air bersih di wilayahnya itu karena sudah sekitar tiga bulan terakhir daerahnya tidak turun hujan, sehingga air sumur dan pompa jet air milik masyarakat kekeringan.

Masyarakat yang tinggal di Desa Suka Rendan dan Desa Parage Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak terpaksa mencari air bersih ke sumur-sumur yang ada di kawasan hutan.

"Kami mencari air bersih ke hutan menggunakan sepeda motor dan memenuhi untuk keperluan konsumsi dan mencuci keluarga," katanya.

Begitu juga dengan Wahid (45), warga lainnya mengatakan masyarakat di desanya mencari air bersih ke sumber mata air maupun sumur yang ada di kawasan hutan, dan mereka bahkan sampai mengantre untuk mengambil air itu.

Selain itu juga, sebagian masyarakat Desa Parage ada yang mendapatkan pasokan air bersih dari relawan Tagana Lebak.

"Kami mencari air bersih sudah berlangsung dua pekan itu ke hutan, karena sumur di rumah terjadi kekeringan," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agust Riza Faizal mengatakan, hingga kini beberapa kecamatan sudah mengajukan permintaan pasokan air bersih menyusul musim kemarau panjang yang mengakibatkan sumur dan pompa air milik masyarakat terjadi kekeringan.

"Kami berharap pekan ini sudah bisa didistribusikan pasokan air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan, karena tiga unit kendaraan tangki air dalam perbaikan," kata Agust. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.