Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Lebak Diminta Manfaatkan Lengkuas dan Daun Pakis untuk Tingkatkan Pendapatan

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 03:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Lebak Diminta Manfaatkan Lengkuas dan Daun Pakis untuk Tingkatkan Pendapatan Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Lengkuas goa yang tumbuh liar di kawasan hutan di Kabupaten Lebak dapat menumbuhkan ekonomi keluarga karena bisa dijadikan bahan baku obat tradisional serta minyak telon dan balsem.

Rangkasbitung - Sejumlah warga di Kabupaten Lebak, Banten memanfaatkan lengkuas goa dan daun pakis yang tumbuh liar di kawasan hutan sebagai salah satu ladang pendapatan bagi keluarga karena memiliki nilai ekonomis.

"Kami bersyukur bisa menopang ekonomi dari penjualanlengkuas goa itu," kata Arimanuk (50) saat ditemui di kawasan hutan antara ruas jalan Rangkasbitung-Muncang di Kabupaten Lebak, Sabtu.

Menurut dia, setiap hari dirinya membawa alat cangkul dan karung pergi ke kawasan hutan di sekitar Kecamatan Cimarga hingga Muncang untuk mencari tanaman lengkuas goa tersebut.

Lengkuas goa sendiri sangat mudah didapatkan di kawasan hutan dan tumbuh dengan tanaman hutan lainnya meski untuk mendapatkan harus berjalan kaki hingga empat kilometer.

Hasilnya, dalam sehari bisa mengumpulkan lengkuas goa antara 120-150 kilogram per hari dan biasanya dijual per bulan dengan harga Rp1.500 per kilogram.

"Lengkuas biasanya dikirim ke Jawa Tengah untuk obat tradisional," kataArimanuk menambahkan.

Khusus untuk daun pakis, masyarakat bisanya menjual ke penampung dan selanjutnya dijual ke sejumlah pasar termasuk ke Jakarta seperti Pasar Kemayoranmaupun Palmerah. Selain itu ke Pasar CiputatTangerang Selatan.

"Kami setiap hari memasok daun pakis hingga daun singkong ke luar daerah dan bisa menghasilkan keuntungan bersih Rp6 juta per bulan," katawarga Sindangwangi Kecamatan Muncang,Lebak H Sukatma.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan pihaknya mengapresiasi warga yang memanfaatkan tanaman liardi kawasan hutan sehingga bisa mendatangkan penghasilan keluarga.

"Kami berharap warga berperan aktif untuk menumbuhkan ekonomi lokal sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan keluarga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.