Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Akan Ubah Doktrin Nuklirnya

📅 Senin, 02 Sep 2024, 02:29 WIB | Oleh:
Russia Akan Ubah Doktrin Nuklirnya Doc: AFP/FREDERICK FLORIN
Ket. Ursula von der Leyen

MOSKWA - Russia akan membuat perubahan pada doktrin nuklirnya sebagai respons terhadap tindakan Barat atas konflik di Ukraina. Hal itu dilaporkan kantor beritaTASSyang mengutip pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov pada Minggu (1/9).

Dalam pernyataannya, Ryabkov tidak mengatakan perubahan apa saja yang akan terjadi.

Doktrin nuklir Russia yang berlaku ditetapkan dalam dekrit Presiden Vladimir Putin pada tahun 2020 yang isinya mengatakan bahwa Russia dapat menggunakan senjata nuklir jika terjadi serangan nuklir oleh musuh atau serangan konvensional yang mengancam keberadaan negara.

Russia, yang menuduh Barat menggunakan Ukraina sebagai proksi untuk melancarkan perang terhadapnya, sebelumnya telah mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan perubahan.

Pernyataan Ryabkov merupakan pernyataan paling tegas sejauh ini bahwa pihaknya akan melanjutkan perubahan tersebut.

"Perubahan ini sudah pada tahap lanjut dan ada niat yang jelas untuk melakukan koreksi," ucap Ryabkov seperti dikutipTASS.

Wamenlu Ryabkov mengatakan keputusan itu terkait dengan eskalasi musuh-musuh Barat terkait dengan konflik di Ukraina.

Pernyataan Von der Leyen

Sementara itu ketua Komisi Eropa sebelumnya mengatakan bahwa Uni Eropa (UE) harus meningkatkan produksi persenjataan dan memainkan peran yang lebih kuat dalam bidang pertahanan.

"Uni Eropa belum berbuat cukup banyak untuk meningkatkan kapasitas produksi persenjataannya sendiri mengingat adanya ancaman geopolitik, khususnya perang Russia terhadap Ukraina," kata Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen, pada Jumat (30/8) lalu.

"Melindungi Eropa adalah tugas utama Eropa. Dan meskipun NATO harus tetap menjadi pusat pertahanan kolektif kita, kita membutuhkan pilar Eropa yang jauh lebih kuat," imbuh Von der Leyen dalam forum GLOBESEC, sebuah konferensi keamanan di Praha, Republik Ceko.

Von der Leyen juga mengatakan bahwa merupakan ilusi bahwa Eropa telah berbuat cukup banyak dalam bidang keamanan pada awal dekade ini, seraya menambahkan bahwa paruh kedua dekade ini akan berisiko tinggi.

"Kita, warga Eropa, harus waspada. Kita harus memfokuskan kembali perhatian kita pada dimensi keamanan dalam segala hal yang kita lakukan. Kita harus menganggap Uni Eropa kita sebagai proyek keamanan yang hakiki," tegas dia. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.