Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kuningan tetapkan 13 objek cagar budaya baru

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 16:26 WIB | Oleh:
Pemkab Kuningan tetapkan 13 objek cagar budaya baru Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Situs Perundingan Linggarjati yang menjadi salah satu cagar budaya di Kuningan, Jawa Barat.

Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menetapkan sebanyak 13 objek cagar budaya baru di daerah itu sebagai upaya untuk merawat dan melestarikan nilai sejarah dari seluruh situs tersebut.

"Kami sudah mengeluarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 400.6.2/KPTS.976-DISDIKBUD/2024. Penetapan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan dari para leluhur," kata Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Iip Hidajat di Kuningan, Jumat.

Ia menjelaskan belasan objek cagar budaya ini terdiri dari bangunan, benda serta lokasi bersejarah yang memiliki nilai historis seperti Lingga Cikahuripan, Pendopo Kabupaten Kuningan, Makam Arya Kamuning serta Pasarean Dipati Ewangga.

Selain itu, pihaknya mencatat juga objek Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur, Punden Berundak Hulu Lingga, Gedung SMP Negeri 1 Kuningan, Arca Nandi, Lingga Yoni, Situs Batu Naga, Gedung Graha Wangi, Gedung Syahrir dan Eks Kewedanaan Ciawigebang yang ditetapkan menjadi cagar budaya.

"Sebelumnya Kabupaten Kuningan hanya memiliki tiga objek cagar budaya. Dengan penetapan 13 objek baru, totalnya kini menjadi 16 objek cagar budaya," ujarnya.

Iip menyampaikan penetapan objek cagar budaya ini melibatkan 11 peneliti yang tergabung dalam Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) untuk melakukan penelitian secara komprehensif terhadap belasan situs sejarah.

Tim tersebut, kata dia, sudah bekerja keras melakukan kajian dari sisi akademis maupun teknis, sehingga penetapan ini tidak berdasarkan asumsi karena melalui proses penelitian yang mendalam.

Ia menambahkan dengan penetapan ini pihaknya dapat memberikan akses bantuan untuk perawatan dan pengelolaan, guna melestarikan warisan budaya di Kabupaten Kuningan.

"Dengan penetapan ini, kami bisa melindungi dan merawat objek cagar budaya. Tidak hanya merawat sejarah, ke depan kami akan optimalkan sebagai destinasi wisata sejarah," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Nasional
PT KAI Siapkan 472.659 Tike...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.