Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyakit Menular Mpox Bukan Hanya Isu Kesehatan di Benua Afrika

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyakit Menular Mpox Bukan Hanya Isu Kesehatan di Benua Afrika Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. ilustrasi penanganan mpox.

Addis Ababa - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) menyatakan tidak tepat jika Mpox dianggap sebagai isu kesehatan yang hanya mempengaruhi benua Afrika.

"Mpox adalah masalah kesehatan utama terutama di Afrika tetapi juga secara global," kata Direktur Jenderal Africa CDC Jean Kaseya dalam pengarahan virtual pada Selasa (27/8).

Oleh karena itu, ujarnya, Africa CDC untuk pertama kalinya telah membentuk tim manajemen insiden kontinental dan rencana respon kontinental yang menyeluruh.

Kaseya juga mengatakan kepada wartawan bahwa Africa CDC secara aktif bekerja sama dengan negara-negara anggota Uni Afrika, kepala negara, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempelopori tanggapan terpadu terhadap virus tersebut.

Hingga Senin (26/8), Africa CDC melaporkan total 22.863 kasus Mpox di 13 negara anggota Uni Afrika. Angka tersebut mencakup 3.641 kasus yang dikonfirmasi, 19.222 kasus yang diduga, dan 622 kematian.

Kaseya juga mendesak negara-negara anggota untuk memperkuat mekanisme pengawasan mereka, dengan menekankan bahwa hal itu akan membantu mengatur respons yang terinformasi dengan baik di seluruh benua.

Ia menambahkan bahwa CDC Afrika sedang berupaya mengamankan vaksin untuk mencegah penyebaran virus, dengan 250.000 dosis telah diperoleh dan sekitar 165.000 dosis lainnya masih dalam proses pengadaan.

Afrika Tengah menjadi wilayah yang paling terdampak Mpox, dengan 20.719 kasus dan 618 kematian, diikuti oleh wabah yang lebih kecil di Afrika Timur, Selatan, dan Barat.

Gabon adalah negara terbaru yang melaporkan wabah, mengonfirmasi kasus pertamanya pada 22 Agustus, yang melibatkan seorang pelancong yang kembali dari Uganda.

Meskipun Afrika Utara belum melaporkan kasus apa pun, jumlah kasus terus bertambah di tempat lain di benua itu dan menegaskan kebutuhan mendesak untuk upaya kesehatan masyarakat yang terkoordinasi, menurut Kaseya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.