Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaktim Bersinergi dengan Seluruh Elemen untuk Tekan Stunting

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaktim Bersinergi dengan Seluruh Elemen untuk Tekan Stunting Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar saat membuka Rembuk Stunting Jakarta Timur 2024 di Kantor Walkot Jaktim, Rabu (28/8/2024).

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menekan angka stunting di wilayahnya.

"Penanganan stunting perlu adanya kepedulian bersama guna mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Wali Kota Jaktim M Anwar saat membuka Rembuk Stunting Jakarta Timur 2024 di Kantor Wali Kota Jaktim, Rabu.

Sosialisasi penanganan stunting itu dihadiri Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), lurah, camat, Baznas/Bazis, PMI,MUI, dan hadir juga sejumlah pengusaha.

Menurut diasosialisasi sangat penting dalam penanganan stunting, seperti penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), lingkungan yang bersih atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) hingga memeriksa air isi ulang untuk mencegah terdapat bakteri E-coli.

Dalam penanganan stunting tahun ini, kata dia, Pemkot Jaktim menetapkan 17 lokasi fokus yang terdata berisiko tumbuhnya stunting. Lokasi-lokasi tersebut akan dilakukan intervensi bersama guna menurunkan angka stunting yang ditargetkan pemerintah pusat, yakni 14 persen.

"Kita berupaya bersama-sama dibahas melalui rembuk ini mudah-mudahan di akhir tahun kita bisa menekan di bawah angka nasional, yang ditargetkan 14 persen. Mudah-mudahan kita sanggup di bawah 14 persen," kata Anwar.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin menambahkan Rembuk Stunting merupakan keseriusan Pemkot Jaktim dalam menangani stunting. Sinergiini diperlukan untuk menemukan solusi menangani stunting di Jakarta Timur.

"Ini namanya sinergi, semua elemen masyarakat harus terlibat karena kita ingin Jakarta Timur sehat, kita ingin anak-anak kita sehat maka tentu kepedulian itu harus sinergi. Tidak boleh ada orang yang menyelesaikan ini sendiri, maka kebersamaan ini bagian dari kepedulian kita dan Pak Wali mampu untuk menangani masalah stunting," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.