Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumbar Kembali Ekspor Kerapu Ke Hong Kong

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sumbar Kembali Ekspor Kerapu Ke Hong Kong Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (paling kiri) meninjau langsung tambak ikan kerapu, di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan sebelum dipanen dan diekspor ke Hong Kong, Kamis (22/8/2024).

Padang - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengatakan pemerintah setempat kembali mengekspor 11 ton ikan kerapu dengan total nilai mencapai Rp2 miliar tujuan Hong Kong.

"Hari ini kami ekspor ikan kerapu ke Hong Kong dengan total nilai mencapai Rp2 miliar," kata Gubernur Mahyeldi, di Padang, Kamis.

Gubernur mengatakan selama 2024, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah dua kali mengekspor ikan kerapu ke Hong Kong. Namun, pada tahap selanjutnya pemerintah bersama eksportir akan mengupayakan minimal 15 ton kerapu dapat diekspor ke luar negeri.

Untuk mencapai target minimal 15 ton kerapu tersebut, pemerintah provinsi akan mendorong, melatih dan membantu pembibitan kepada para pembudidaya ikan kerapu di Ranah Minang. Mahyeldi menyakini jumlah ekspor ikan kerapu masih bisa ditingkatkan mengingat besarnya potensi sektor itu.

Ia menambahkan ekspor kerapu senilai Rp2 miliar tersebut merupakan bagian dari program Merdeka Ekspor yang digagas pemerintah pusat ini. Sebelumnya Sumbar juga mengekspor kulit manis tujuan Amerika Serikat dan gambir ke India.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Reti Wafda mengatakan saat ini terdapat enam hingga tujuh kelompok pembudidaya ikan kerapu yang tersebar di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Mentawai.

Kendati demikian, pemerintah daerah menilai kelompok budi daya ikan kerapu masih perlu ditingkatkan, untuk membantu nilai ekspor asal Provinsi Sumbar serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

Peningkatan ekspor kerapu ke Hong Kong juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tukar petani Sumbar yang saat ini masih di angka 123. Meskipun masih tergolong rendah, angka itu tetap berada di atas angka nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.