Raja Charles Temui Penyintas Insiden Penikaman yang Memicu Kerusuhan di Inggris
📅 Kamis, 22 Agu 2024, 10:11 WIB | Oleh: Tim Penulis"Kami sedang dalam suasana sulit dan kami butuh sesuatu untuk meningkatkan moral," katanya.
"Beberapa minggu terakhir sungguh menghancurkan, tetapi semangat komunitaslah yang membuat kami terus maju," katanya.
Anak-anak sedang menghadiri kelas dansa pada awal liburan musim panas sekolah ketika seorang penyerang memasuki gedung dan mulai menyerang mereka.
Axel Rudakubana, yang berusia 17 tahun saat itu, didakwa melakukan pembunuhan dan percobaan pembunuhan atas insiden penikaman tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penangkapan
Motif di balik kekejaman itu belum diungkapkan, tetapi polisi mengatakan kasus tersebut tidak ditangani sebagai kasus teror.
Lebih dari selusin kota di Inggris dilanda kerusuhan dan kerusuhan pada minggu setelah peristiwa di Southport.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pejabat menyalahkan elemen-elemen sayap kanan karena membantu mengobarkan kekacauan, yang menargetkan masjid dan hotel yang menampung pencari suaka serta petugas polisi dan properti lainnya.
Pihak berwenang mengutip informasi yang salah yang tersebar di internet bahwa Rudakubana adalah seorang pencari suaka Muslim sebagai pemicu kekerasan.
Ia sebenarnya lahir di Inggris dari orang tua yang berasal dari Rwanda, sebuah negara yang mayoritas beragama Kristen.
Kerusuhan tersebut telah menyebabkan lebih dari seribu orang ditangkap dan ratusan orang dihukum, setelah Perdana Menteri Starmer berjanji mereka yang berpartisipasi akan segera dimintai pertanggungjawaban.
Raja dijadwalkan bertemu dengan tiga keluarga yang ditinggalkan di London pada hari Rabu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!