Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Hektare Lahan di Desa Penyangga Kawasan Mandalika Terbakar

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lima Hektare Lahan di Desa Penyangga Kawasan Mandalika Terbakar Doc: ANTARA/HO-Damkartan Lombok Tengah
Ket. Petugas Damkartan Lombok Tengah, Provinsi NTB saat melakukan pemadaman kebakaran lahan, Selasa (20/08/2024).

Lombok Tengah - Sekitar lima hektare lahan yang masuk dalam wilayah hutan di pusat persemaian modern Lendang Manis Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah atau di desa penyangga kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, ludes terbakar.

"Kebakaran ini dipicu adanya aktivitas warga yang membakar ubi dan merembet ke lahan yang lain," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah, Supardan di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari Kepala Desa (Kades) Rambitan, terjadi kebakaran hutan di pusat persemaian modern Lendang Manis Desa Rambitan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memadamkan api.

"Kami kerahkan lima unit mobil Damkar dan sekarang masih dilakukan pemadaman," katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa kebakaran sangat luas dan akan mencapai perumahan warga. Beruntung petugas bergerak cepat dalam memadamkan api.

"Saya hubungi pak kasi Damkar yang juga di lapangan katanya cukup luas yang terbakar, kami kirim satu lagi unit Damkar,"jelasnya.

Belum diketahui secara pasti jumlah kerugian akibat kebakaran ini, namun diperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar lima hektar. Kebakaran dipicu, karena masyarakat bakar ubi dan merambat menjadi kebakaran lahan.

Pihaknya mendapatkan informasi dari Kades Rambitan pukul 15.20 Wita, kemudian mobil Damkar sebanyak 5 unit dan anggota 21 orang pada pukul 17.33 Wita dan anggota balik jam 20.13 Wita ke markas Damkartan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.