Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia dan Australia Sepakati Pakta Pertahanan Baru

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Australia juga berharap mempererat hubungan erat karena kawasan ini dilanda persaingan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Terpisah kurang dari 300 kilometer (186 mil) pada titik terdekatnya, Indonesia dan Australia telah memetakan arah yang berbeda saat menavigasi pergolakan geopolitik tersebut.

Canberra semakin dekat dengan sekutu lamanya, Amerika Serikat, dengan memperkuat militernya dalam upaya menghalangi kekuatan Tiongkok yang sedang bangkit.

Sementara Jakarta menempuh jalur yang lebih netral, waspada untuk mendekat ke Washington dan tidak terlalu bersedia mengganggu Beijing.

Perjanjian pertahanan telah berlangsung sejak Februari tahun lalu, tetapi rinciannya masih dirahasiakan saat ini.

Para analis memperkirakan kerja sama maritim akan menjadi titik focus, topik hangat mengingat ketegangan yang belum terselesaikan di Laut Tiongkok Selatan.

"Ini lebih tentang pengaturan praktis, membuat latihan militer dan kerja sama menjadi lebih mudah," kata Raymond kepada AFP.

"Mungkin juga mencakup logistik. Jadi negara yang bepergian dapat menggunakan fasilitas, amunisi, dukungan logistik, dan hal-hal serupa milik negara lain."

Sementara itu, perdagangan antara Australia dan Indonesia tetap menjadi medan yang jauh lebih rumit.

Banjir nikel murah Indonesia mengancam akan menjatuhkan harga internasional dan hampir memusnahkan sektor Australia yang pernah menguntungkan.

Indonesia dan Australia adalah dua pengekspor batu bara termal terbesar di dunia, dan keduanya ingin melepaskan ketergantungan ekonomi mereka pada bahan bakar fosil yang menimbulkan polusi.

Sementara nikel tetap menjadi titik ketegangan, ada area lain, seperti manufaktur kendaraan listrik, di mana peluang berlimpah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.