Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia dan Australia Sepakati Pakta Pertahanan Baru

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan Australia Sepakati Pakta Pertahanan Baru Doc: CNA/AAP Image/Lukas Coch via REUTERS
Ket. PM Australia Anthony Albanese berjabat tangan dengan Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto menjelang pertemuan di Gedung Parlemen di Canberra, Australia, 20 Agustus 2024.

CANBERRA - Australia dan Indonesia memperkuat pakta pertahanan baru yang bersejarah pada hari Selasa (20/8), menjanjikan kerja sama yang lebih erat di kawasan Asia-Pasifik.

Pakta yang mencakup ketentuan untuk latihan gabungan dan penempatan pasukan ke setiap negara tersebut diluncurkan dalam kunjungan menteri pertahanan Indonesia dan presiden terpilih Prabowo Subianto ke Canberra.

Prabowo akan mengambil alih tampuk kepemimpinan Indonesia pada tanggal 20 Oktober mendatang.

Berbicara usai bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Prabowo mengatakan kesepakatan pertahanan tersebut merupakan "hasil yang sangat baik" yang akan "menguntungkan kedua negara di masa depan".

Selain pertahanan, Prabowo menyampaikan keinginannya untuk bekerja sama dengan Australia di bidang ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, dan pemberantasan perdagangan narkoba internasional.

"Kami ingin melihat lebih banyak partisipasi Australia dalam perekonomian kami," kata Prabowo kepada wartawan di Gedung Parlemen Australia.

"Saya bertekad untuk melanjutkan hubungan bertetangga yang baik ini... Australia memainkan peran yang sangat penting bagi kami."

Sejak terpilih pada bulan Februari, mantan komandan pasukan khusus itu juga telah mengunjungi Tiongkok dan Jepang, menunjukkan minat yang lebih besar pada urusan luar negeri dibandingkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selama satu dekade masa jabatan Jokowi, ia tidak pernah menghadiri sidang umum PBB di New York, jarang berbicara bahasa asing dan sering dicela karena kurang berminat pada urusan luar negeri.

Pada hari Selasa, Prabowo mengatakan ingin mengikuti "kebijakan umum" pendahulunya, tetapi juga menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Canberra.

"Prabowo jauh lebih tertarik pada urusan internasional," kata Greg Raymond, pakar urusan luar negeri dari Universitas Nasional Australia.

"Ia akan berupaya membawa Indonesia ke dalam isu-isu internasional. Ia sangat percaya diri, berpengetahuan luas, dan merasa nyaman dalam lingkungan internasional."

Kapal Perang dan Diplomasi

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan pakta pertahanan tersebut merupakan salah satu perjanjian paling signifikan yang pernah dinegosiasikan antara kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

41 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.