Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Tuding Iran Bertanggung Jawab atas Peretasan Tim Kampanye Trump

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Tuding Iran Bertanggung Jawab atas Peretasan Tim Kampanye Trump Doc: AFP/Mandel Ngan/Getty Images
Ket. Donald Trump.

WASHINGTON - Iran berada di balik peretasan baru-baru ini yang menargetkan kampanye kepresidenan Donald Trump, badan keamanan AS mengatakan pada hari Senin (19/8), menuduh Teheran berusaha mempengaruhi pemilu 2024.

Pernyataan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI), Biro Investigasi Federal (FBI), dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) tersebut menglonfirmasi klaim tim kampanye Trump bahwa mereka telah menjadi sasaran peretasan, kemungkinan oleh Iran.

"Kami telah mengamati peningkatan aktivitas agresif Iran selama siklus pemilu ini, khususnya yang melibatkan operasi pengaruh yang menargetkan publik Amerika dan operasi siber yang menargetkan kampanye presiden," kata badan keamanan tersebut.

"Ini termasuk aktivitas yang baru-baru ini dilaporkan untuk membahayakan kampanye mantan Presiden Trump, yang (komunitas intelijen) DIkaitkan dengan Iran," kata mereka.

Amerika Serikat akan menggelar pemilu pada tanggal 5 November, tim kampanye Trump dan rivalnya Kamala Harris mengatakan bahwa telah menjadi sasaran serangan siber dalam beberapa minggu terakhir. Perusahaan teknologi yang berbasis di AS juga mengatakan mereka mendeteksi serangan semacam itu.

Komunitas intelijen AS "yakin" bahwa Iran telah menggunakan rekayasa sosial dan metode lain untuk menargetkan individu dalam kedua kampanye politik, dan upaya tersebut "dimaksudkan untuk memengaruhi proses pemilihan AS," kata pernyataan hari Senin.

Tim kampanye Trump mengatakan pada tanggal 10 Agustus bahwa akunnya telah diretas, dan menyalahkan "sumber asing" karena menyebarkan komunikasi internal dan berkas tentang calon wakil presidennya, JD Vance.

"Dokumen-dokumen ini diperoleh secara ilegal dari sumber-sumber asing yang memusuhi Amerika Serikat, dengan tujuan untuk mencampuri pemilu 2024 dan menimbulkan kekacauan dalam proses Demokratik kami," kata juru bicara kampanye Trump, Steven Cheung, dalam sebuah pernyataan.

Tim kampanye Trump menyiratkan Iran berada di balik langkah tersebut karena media berita Politico melaporkan telah menerima email berisi materi kampanye dari sumber yang menolak menyebutkan identitasnya.

Kampanye Harris Jadi Target

Cheung mengutip laporan dari Microsoft minggu ini yang mengatakan bahwa peretas Iran "mengirim email spear phishing pada bulan Juni kepada pejabat tinggi dalam kampanye presiden."

Materi yang diterima Politico mencakup penelitian tentang pemeriksaan Vance, calon wakil presiden Trump.

Pada tahun 2016, peretasan email Komite Nasional Demokrat -- yang disalahkan pada Rusia -- mengungkap komunikasi internal partai, termasuk tentang kandidat Hillary Clinton.

Trump, yang kemudian memenangkan pemilu, dikritik karena mendorong peretasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.