Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNBTS-tokoh Tengger kembalikan nama asli tiga lokasi wisata di Bromo

📅 Minggu, 18 Agu 2024, 15:55 WIB | Oleh:
TNBTS-tokoh Tengger kembalikan nama asli tiga lokasi wisata di Bromo Doc: ANTARA/HO-TNBTS
Ket. Pihak TNBTS bersama tokoh masyarakat Tengger, di Lautan Pasir Bromi melakukan deklarasi pengembalian nama asli tiga lokasi wisata, Sabtu (17/8).

Malang Raya -- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama romo dukun dan tokoh masyarakat Tengger sepakat mengembalikan penyebutan tiga lokasi wisata di kawasan tersebut ke nama aslinya sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, menyatakan lokasi wisata yang dimaksud, yakni Bukit Teletubies, Bukit Cinta, dan Bukit Kingkong.

"Bukit Teletubies dikembalikan menjadi Lembah Watangan karena berdasarkan sejarahnya lokasi itu merupakan dataran rendah yang pada seribu tahun yang lalu ditumbuhi pepohonan vegetasi asli Tengger," kata Septi.

Pepohonan di sana, awalnya dalam kondisi sangat terjaga hingga akhirnya roboh dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu.

"Banyaknya pohon watang yang roboh di lokasi tersebut, maka dinamakan Lembah Watangan," ujarnya.

Kemudian untuk Bukti Cinta, Septi menyatakan lokasi tersebut dikembali sesuai nama aslinya, yakni Lemah Pasar.

"Lemah Pasar yang nama aslinya adalah Pasar Agung yang merupakan tempat untuk memenuhi kebutuhan upacara," ucapnya.

Septi menyatakan untuk Bukit Kingkong memiliki nama asli Bukit Kedaluh yang berasal dari dua kata bahasa Sansekerta, yaitu Kada dan Luh.

"Kada artinya merindukan dan Luh artinya pemberi hujan atau Dewa Indra. Oleh karena itu Kadaluh artinya merindukan pemberi hujan dengan harapan kesuburan untuk wilayah Tengger,".

Septi menjelaskan deklarasi pengembalian penamaan tiga lokasi wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dilakukan setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-79 tahun Republik Indonesia, di Laut Pasir Bromo.

"Ditandai dengan pembacaan deklarasi oleh Kartono dan penandatanganan Deklarasi oleh Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, romo dukun Tengger, tokoh masyarakat Tengger, serta seluruh pejabat administrator," kata dia.

Selain itu, TNBTS bersama pihak terkait juga meresmikan signage atau papan tanda yang telah diganti menggunakan nama lokal, yaitu pada lokasi Lembah Watangan.

Ia berharap upaya pelestarian budaya ini didukung upaya dari banyak pihak dengan melakukan sosialisasi tiga lokasi itu sesuai dengan nama aslinya.

"Mulai dari instansi pemerintah sampai wisatawan turut mempublikasikan nama lokal tersebut," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.