Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemajuan Borobudur Diharapkan Memajukan Wisata Daerah Sekitar

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemajuan Borobudur Diharapkan Memajukan Wisata Daerah Sekitar Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Para pedagang Borobudur mengikuti musyawarah rencana pemindahan ke Kampung Seni Kujon.

Magelang - Kemajuan wisata di kawasan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diharapkan juga ikut memajukan kawasan wisata di daerah sekitar, kata Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Magelang,Nanda Cahyadi.

"Kita berharap yang maju nanti tidak hanya wisata di Borobudur, tetapi juga Ketep Pass daerah Telomoyo, kemudian Butuh di Kaliangkrik, dan daerah-daerah spot pariwisata yang menjadi penyangga Candi Borobudur," katanya di Magelang, Rabu.

Ia mengatakan hal tersebut saat memberi sambutan pada musyawarah pedagang Candi Borobudur yang rencana pindah ke Kampung Seni Kujon.

Nanda menyampaikan karena Borobudur sudah ditetapkan menjadi kawasan pariwisata internasional, harapannya masyarakat menyambut baik penetapan kawasan ini, masyarakat Borobudur bisa guyup rukun.

Ia menuturkan sudah ada ketentuan dari UNESCObahwa di zona dua Candi Borobudur tidak bisa dilakukan untuk aktivitas usaha sehingga ketentuan ini yang akan dipedomani untuk memindahkan para pedagang.

Ada ketentuan yang harus dipatuhi yaitu Perpres Nomor 58 Tahun 2014 tentang Tata Ruang Kawasan Borobudur dan sekitarnya.

"Nantinya para pedagang juga akan menempati tempat yang menurut saya kalau melihat sekarang kondisi fisiknya sangat layak dan akan mendatangkan rezeki yang berkah, karena tempatnya juga sangat bagus, representatif dan memungkinkan orang untuk beristirahat, kemudian juga berwisata termasuk bisa menikmati kuliner," katanya.

Ia menyampaikan pemerintah pusat sudah membangun prasarana Kampung Seni Kujon yang saat ini sudah dibangun dan sebentar lagi bangunannya akan selesai 100 persen.

"Harapan kami dari Pemkab Magelang pasti dalam proses transisi dari pedagang Taman Wisata Candi Borobudur ke Kampung Seni Kujon ini walaupun sedikit banyak ada problem permasalahan, tapi kami meyakini tradisi masyarakat Borobudur, ono rembug yo dirembug, ono masalah yo dirembug, dan saya berharap penempatan pedagang kaki lima ini bisa dilakukan secara kondusif dan disepakati oleh semua pihak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.