Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNGGP Tutup Jalur Pendakian Selama 2 Hari, Cegah Pendaki Ilegal!

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 18:25 WIB | Oleh:
TNGGP Tutup Jalur Pendakian Selama 2 Hari, Cegah Pendaki Ilegal! Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango dari Kampung Gunung Putri Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, JAWA BARAT - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup jalur pendakian selama dua hari pada 27-28 Mei 2026 dan pengawasan ketat dilakukan di sepanjang jalur pendakian guna mencegah pendaki ilegal.

Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (27/5), mengatakan penutupan dilakukan guna mendukung kelancaran hari raya kurban, sehingga puluhan petugas disiagakan di tiga titik pintu masuk serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan.

Penutupan jalur pendakian, kata dia, berdasarkan Surat Edaran BBTNGGP Nomor 8 Tahun 2026. Penutupan pendakian dilakukan pada 27 dan 28 Mei 2026 untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan konservasi.

"Untuk mencegah pendaki ilegal selama penutupan, kami siagakan petugas di setiap jalur pendakian. Ketika ada yang membandel akan diamankan petugas dan dikenakan sanksi," katanya.

Dia meminta pendaki untuk tidak tergiur dengan penawaran oknum yang berjanji dapat meloloskan mereka untuk melakukan pendakian selama masa penutupan pendakian karena sanksi tegas termasuk daftar hitam atau black list akan dikenakan.

Pendaki cerdas dapat mendaftar secara online sesuai dengan jadwal setelah pendakian kembali dibuka serta saat melakukan pendakian tetap mematuhi aturan dan menjaga kelestarian ekosistem di taman nasional.

"Pendaki cerdas tetap mematuhi aturan dan melakukan pendakian secara resmi melalui sistem online di akun resmi TNGGP, kami tegaskan jangan tergiur dengan oknum yang dapat meloloskan pendakian saat penutupan," katanya.

Dia menambahkan, selama ini lebih dari 100 orang yang diberikan sanksi tegas mulai dari administrasi hingga black list tidak dapat mendaki gunung di taman nasional di seluruh Indonesia mulai dari 2 tahun sampai 5 tahun.

Dia juga melibatkan masyarakat sekitar guna melakukan pengawasan dan pelaporan ketika mendapati pendaki ilegal yang melintas selama penutupan berlangsung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...

Hujan Diramalkan Bakal Turun di Sebagian Besar Nusantara

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Daerah
Pesparawi Diharapkan Berlan...
Olahraga
Badosa Hentikan Tren Buruk ...

Waow… Inul Bicara Transformasi Musik. Apa Katanya

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...
Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...
Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.