Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Implementasi QRIS Jadi Inisiatif Dorong Ekonomi Digital

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Implementasi QRIS Jadi Inisiatif Dorong Ekonomi Digital Doc: ANTARA/Ni Luh Rhismawat
Ket. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja bersama pembicara dan narasumber dalam Casual Talk QRIS, di Denpasar, Rabu (14/8/2024).

Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja berpandangan implementasi metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah satu inisiatif untuk mendorong ekonomi digital di tengah pariwisata Bali.

"QRIS ini bertujuan untuk menyederhanakan, mempermudah dan juga memberikan kenyamanan dalam bertransaksi dengan pembayaran digital di seluruh Indonesia, bahkan di beberapa negara," kata Erwin dalam rangkaian Bali Digital Innovation (BALIGIVATION) Festival, di Denpasar, Rabu

Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara bertajuk Casual Talk: QRIS Mendunia, Pariwisata Meningkat yang diikuti perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Bali, para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Denpasar serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Erwin mengawali sambutannya mengatakan pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II-2024 sebesar 5,36 persen, masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,05 persen.

"Ini merupakan capaian yang sangat bagus. Inflasinya juga masih terjaga di level 2,7 persen dan masih dalam koridor inflasi nasional," ujarnya.

Pariwisata, kataErwin, masih berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Bali dengan cakupan sekitar 45 persen.

"Lalu apa yang perlu kita perbuat ke depan? Digitalisasi tumbuh sebagai tools (alat) penggerak perekonomian dan ini tentu perlu diperkuat menjadi akselerator dan pilar memperkuat visi Indonesia 2045. Salah satu inisiatif untuk mendorong ekonomi digital adalah implementasi QRIS," katanya lagi.

Menurut Erwin, perkembangan QRIS di Bali telah menunjukkan tren peningkatan. Saat ini pengguna QRIS di Bali telah melebihi 1 juta pengguna atau tumbuh 27,6 persen.

Demikian pula transaksi QRIS mencapai 7, 60 juta transaksi dengan nilai nominal di atas Rp1 triliun atau tumbuh 137 persen secara yoy. Sedangkan jumlah merchant yang menyediakan QRIS sudah lebih dari 850 ribu.

"Akselerasi penggunaan QRIS ini cukup tinggi dan perlu kita sambut untuk kemudahan transaksi pembayaran. Perkembangan digitalisasi QRIS juga diikuti perkembangan di indikator sistem pembayaran lainnya yang nontunai seperti penggunaan kartu kredit, BI Fast serta penggunaan platform e-Commerce yang harus kita jaga dan pertahankan untuk menuju sebuah perekonomian yang efisien," ujarnya pula.

Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf Yuana Rochma Astuti mengatakan dengan adanya QRIS, terlebih QRIS Cross Border juga semakin memudahkan wisatawan yang berwisata ke Bali.

"Dengan demikian, wisatawan tidak usah pusing untuk menukarkan uang, sehingga juga bisa memperpanjang lama tinggal wisatawan dengan adanya kemudahan dalam sistem pembayaran tersebut," katanya.

Pihaknya juga menyampaikan kebanggaan karena UMKM sudah go digital, bahkan termasuk hingga yang berjualan di pasar malam juga telah menggunakan QRIS.

Sedangkan Butet Linda H Panjaitan selaku Advisor Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali berharap setiap kabupaten/kota di Bali memiliki daerah percontohan wilayah digital untuk penggunaan QRIS, sehingga masyarakat bisa lebih mengetahui dimana saja dapat menggunakan QRIS.

Dalam kesempatan itu, juga menghadirkan pembicara Vice President Bank Mandiri Region XI Bali dan Nusa Tenggara Alexander Jonathan Patty.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.