Generasi Muda Jangan Lelah Mengajak dan Melakukan Perbaikan Lingkungan Hidup
📅 Senin, 12 Agu 2024, 18:05 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: istimewa
JAKARTA - Ajang Festival Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Eenergi (LIKE-2) yangdiinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka road to COP ke-29 UNFCCC 2024 yang akan berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada pertengahan November ini sangat penting bagi kaum muda untuk mengekspresikan gagasan, inovasi, dan pemikiran guna mengatasi masalah lingkungan hidup dan kehutanan, termasuk energi. Jadiini forum sangat luar biasa.
"Barusan kita lihat lomba dan debat, anak anak muda memiliki taraf berfikir yang luar biasa baik dalam debat maupun lomba pidato," kata Wakil Menteri (Wamen) LHK),Alue Dohong ketika ditanya pers usai penyerahan hadiah dan penghargaan bagi para pemenang berbagai lomba dalam ajang LIKE-2, di JCC Senayan, Minggu (11/8) malam.
Menurut siaran persnya, Alue Dohong mengatakan anak-anak muda memiliki taraf berfikir yang luar biasa dalam debat menggunakan bahasa asing dan Indonesia. Generasi muda, generasi Z, maupun Alfa dan sebagainya adalah pewaris masa depan bangsa. Dengan kualitas dan penguasaan yang bagus, cara berkomuniaksi yang bagus akan membuat anak-anak muda bagian dari komunitor pada stakeholder untuk menyampaikan gagasan tentang lingkungan hidup dan kehutanan.
Harapan kepada para pemenang,ujar Wamen, adalah menjadikan forum LIKE -2 yang luar biasa ini ini sebagai pemacu dan motivasi serta mengajak temen, rekan yang lain. Artinya bila anak muda melakukan sesuatu yang positif ini akan diapresiasi pemerintah dan pihak terkait. Ini jadi simpul untuk mengajak generasi muda mengimplementasikan gagasan-gagasan mereka tentang lingkungan hidup dan kehutanan.
Dikatakan, Indonesia butuh diplomasi lingkungan, lomba-lomba ini bagian dari membagun para calon diplomat atau negosiator ulung yang menguasai substansi, strategi, dan memperkuat misi Indoesia sebagai leading by example di tingkat global.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jangan pernah lelah mencintai bangsa ini. Jangan permah lelah menjaga lingkunganan hidup dan kehutanan.Jangan pernah lelah mengajak semua orang untuk melakukan tindakan yang baik bagi perbaikan lingkungan hidup dan kehutanan. Tanpa menjaga dan memelihara lingkungan hidup dan kehutanan yang baik maka harapan akan terciptanyagenerasi emas tidak akan tewujud," pesan Wamen Alue Dohong.
Lomba Diplomasi Lingkungan
Seperti diketahui, generasi muda dapat mendukung transformasi perubahan sosial dan ekonomi serta meningkatkan hubungan manusia dengan alam. Peran generasi muda dalam menangani permasalahan lingkungan sangat penting untuk dilibatkan. Generasi muda memiliki pandangan yang progresif dalam isu-isu seperti keadilan sosial dan perubahan iklim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka ingin disebut sebagai pembela masyarakat dan kelompok yang tidak dapat menyuarakan kepentingannya. Dengan kata lain, generasi muda memiliki peran penting untuk proses perubahan dan keberlanjutan dalam pelestarian lingkungan. Berdasarkan Akerlund (2000), pemimpin muda membantu masyarakat menjadi lebih kreatif, memunculkan ide-ide baru dan hidup berkelanjutan.
Mereka yang bekerja dalam pelestarian lingkungan semakin melihat anak-anak dan remaja sebagai konstituen yang vital. Selain itu, generasi muda yang memiliki jumlah populasi yang signifikan juga harus mulai didorong untuk terlibat aktif secara langsung untuk mulai memikirkan serta masuk dalam ranah diskusi dan perumusan kebijakan dalam tataran diplomasi lingkungan.
Wamen mengatakan diplomasi lingkungan adalah upaya yang dilakukan oleh seluruh aktor baik itu negara-negara, organisasi internasional, kelompok masyarakat, dan yang lainnya untuk mempromosikan kerja sama global dalam isu-isu lingkungan, seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati, konservasi sumber daya alam, dan polusi.
Tujuannya, untuk mencapai kesepakatan, mengadopsi kebijakan, dan mengimplementasikan tindakan yang memperbaiki atau mengatasi masalah lingkungan secara bersama-sama. Generasi muda memiliki peran sebagai katalisator dalam aspek advokasi dan kesadaran melalui suara yang kuat dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya masalah lingkungan. Mereka dapat menggunakan media sosial dan kegiatan publik lainnya.
"Generasi muda memiliki inovasi dan solusi yang segar dan kreatif untuk mengatasi tantangan permasalahan lingkungan. Lebih lanjut, generasi muda bisa membuktikan dan terlibat dalam partisipasi pengambilan keputusan, aksi langsung dan gerakan sosial, serta kolaborasi internasional. Generasi muda harus didorong dan diberikan perhatian khusus agar mereka terlibat dalam gerakan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan demikian, generasi muda perlu dipersiapkan untuk menjadi pemimpin lingkungan," papar Wamen.
Lebih lanjut dikemukakan, generasi muda Indonesia yang diinginkan adalah yang dapat saling memberi inspirasi kepada generasi muda lainnya untuk dapat belajar dan berkarya sebaik mungkin. Generasi muda memiliki pandangan yang progresif dalam topik-topik seperti keadilan sosial, lingkungan hidup, perubahan iklim. Generasi muda yang dapat terjun di tengah masyarakat dan bersama menyelesaikan masalah bangsa. Mereka harus kaya dengan ide dan gagasan serta berani mengimplementasikannya secara bertanggung jawab.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!