ASDP Perkuat Sektor Pariwisata dan Transportasi
📅 Senin, 12 Agu 2024, 11:08 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat perannya sebagai agen pembangunan atau Agent of Development melalui proyek strategis Bakauheni Harbour City (BHC), Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Proyek tersebut diharapkan menjadi destinasi pariwisata terintegrasi sekaligus pusat ekonomi baru di sekitar wilayah Pelabuhan Bakauheni.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan BHC termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dicanangkan untuk mengembangkan kawasan di Lampung Selatan termasuk Pelabuhan Bakauheni yang menjadi gerbang masuk dari Pulau Jawa ke Sumatera. Harapannya agar dapat menjadi hub pariwisata maritim unggulan.
"Bakauheni Harbour City diinisiasi dengan tujuan untuk meningkatkan pariwisata domestik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di Sumatera," ujar Shelvy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/8).
Tentunya, lanjut Shelvy, pengembangan BHC akan mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, yang bertujuan menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi. Bahkan, lanjutnya, pengembangan kawasan BHC sebagai wisata bahari di tanah air juga akan terkoneksi dengan jalur pariwisata domestik di Pulau Sumatera, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.
Dia menegaskan proyek ini merupakan inisiatif guna mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"ASDP tidak hanya meningkatkan pelayanan dan memastikan kelancaran akses transportasi masyarakat dan angkutan logistik melalui pelayanan kapal ferry di jalur tersibuk Jawa-Sumatera, melainkan juga terus berekspansi dalam pengembangan kawasan yang memajukan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung dan sekitarnya," jelasnya.
Tingkatkan Layanan
Dalam kesempatan lain, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menilai ASDP telah mempersiapkan dengan baik konsep peningkatan pelayanan. Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi menghubungkan masyarakat dan pasar melalui jasa penyeberangan-pelabuhan terintegrasi dan tujuan wisata waterfront kawasan BHC.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Empat pilar yang harus diutamakan seperti proses bisnis, product knowledge, infrastruktur, dan hospitality yang setiap bagiannya harus bersinergi untuk meningkatkan pelayanan. ASDP telah dengan siap menghadirkan pilihan bagi pengguna jasa dalam objektivitasnya meningkatkan pelayanan pelanggan," ujarnya saat meninjau langsung Kawasan BHC.
Proyek BHC mencakup berbagai fasilitas modern, termasuk pelabuhan penyeberangan, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan area komersial. Dengan lokasinya yang strategis di pintu gerbang Sumatra, Bakauheni Harbour City diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!