Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub: Bandara Letung Jadi Akses ke Pulau Terluar di Kepulauan Anambas

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 18:12 WIB | Oleh:
Kemenhub: Bandara Letung Jadi Akses ke Pulau Terluar di Kepulauan Anambas Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenhub
Ket. Bandara Letung menjadi akses ke pulau terluar di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Bandara Letung menjadi akses ke pulau terluar di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

"Bandara Letung merupakan satu dari sekian Bandara yang dibangun sebagai wujud kehadiran pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan atau 3TP," kata Kepala Bagian Kerja Sama Internasional Humas dan Umum Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Mokhammad Khusnu dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Ia menyampaikan, Bandara Letung (LMU) adalah Bandara domestik di Pulau Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas Propinsi Kepulauan Riau yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"Bandara ini dibangun pada tahun 2014 dan mulai beroperasi 2016. Bandara ini diresmikan pada 14 Oktober 2019 oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Letung Andy Hendra Suryaka berharap kehadiran Bandara Letung dapat mempermudah mobilitas masyarakat dari dan menuju Kepulauan Anambas.

Selain itu, peran Bandara itu menjadi roda penggerak perekonomian dan membantu dalam pengembangan sosial, budaya serta pariwisata.

"Saat ini Bandara Letung memilikirunway1600 meter x 30 meter, dan dapat didarati pesawat ATR-72, guna meningkatkan pelayanan dan keamanan di Bandara Letung," kata Andy.

Andy menjelaskan bahwa terminal bandara diperluas dari 600 m2 menjadi 1200 m2, sehingga mampu menampung sekitar 150 penumpang per tahun.

Terminal baru didesain dengan memasukkan unsur kearifan lokal, seperti bentuk bangunan menyerupai sampan atau perahu, dan ornamen ukiran menyerupai ikan Napoleon dan batik gonggong yang mencerminkan kekhasan Kepulauan Anambas.

"Bandara Letung kini melayani penerbangan perintis yang disubsidi pemerintah dengan rute Letung-Tanjung Pinang, frekuensi 2 x seminggu, dan penerbangan komersial rute Letung-Batam frekuensi penerbangan 5 x seminggu," jelas Andy.

Ia menyebutkan, data lima tahun terakhir terjadi peningkatan pesawat yang beroperasi, penumpang dan serta muatan bagasi. Pada 2019, terdapat 185 pergerakan pesawat, meningkat menjadi 282 pergerakan di tahun 2023.

Begitupun dengan pergerakan penumpang, dari 15.272 penumpang di tahun 2019 meningkat menjadi 19.844 penumpang di tahun 2023. Penurunan pergerakan pesawat dan penumpang hanya terjadi ketika pandemi COVID-19 melanda, dan mulai pulih di tahun 2022.

Menurut dia, kehadiran Bandara Letung memilikimultiplier effectyang signifikan dalam berbagai sektor, termasuk industri pariwisata, ekonomi, dan sosial.

Dari segi pariwisata, Bandara ini mempermudah akses wisatawan domestik dan internasional ke Kepulauan Anambas yang terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisata dan pendapatan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.