Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Ponorogo Kini Miliki Fasilitas Cathlab untuk Penanganan Jantung

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
RSUD Ponorogo Kini Miliki Fasilitas Cathlab untuk Penanganan Jantung Doc: ANTARA/HO-RSUD Harjono Ponorogo
Ket. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat melihat fasilitas cathlab milik RSUD dr. Harjono Ponorogo, Kamis (8/8/2024).

Trenggalek - RSUD dr.HarjonoPonorogo, Jawa Timur kini sudah dilengkapi dengan fasilitas cathlab untuk penanganan kateterisasi jantung dan diklaim menjadi yang terbesar di antara RSUD lain di seluruh Indonesia.

"Saya mengapresiasi langkah RSUD dr.Harjono yang terus berbenah, selaluupgradingmelalui pembangunan baik fisik maupun nonfisik," kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat memberi sambutan pada peresmian ruang cathlab RSUD dr. Harjono, Kamis.

Menurut dia, pengembangan layanan itu berdampak baik bagi masyarakat. Sebab warga Ponorogo yang memiliki keluhan jantung tidak perlu lagi pergi ke luar daerah hanya untuk penanganan jantung.

Cathlab merupakan fasilitas ruang tindakan untuk kateterisasi jantung dengan peralatan medis untuk penanganan kardioyang cukup lengkap. Unit pelayanan ini menjadi salah satu prosedur medis yang digunakan untuk mendiagnosis dan mengobati masalah pada jantung.

"Jadi masyarakat tidak perlu harus keluar daerah, di Ponorogo sudah ada, sudah lengkap dan di-handledokter-dokter hebat," katanya.

Selain fasilitas cathlab, RSUD dr.Harjono Ponorogo juga meresmikan sejumlah fasilitas mulai dari gedung IGD terpadu, instalasi hemodialisa hingga perkantoran dan gudang.

Gedung IGD terpadu yang saat telah di-upgrading juga memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari ruang tindakan, ruang diagnosa, serta laboratorium dengan didukung peralatan yang baru dan canggih.

"Jadi jika ada kegawatdaruratan langsung bisa tertangani dengan baik," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr.Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma menambahkan jika cathlab yang baru diresmikan merupakan satu-satunya yang terbesar di Indonesia untuk tingkat kabupaten.

"Untuk ukuran sebanyak 505 rumah sakit kabupaten di Indonesia, ini yang terbesar," katanya.

Selain itu, RSUD dr.Harjono termasuk empat rumah sakit di Jawa Timur yang memiliki lisensi dari Kementerian Kesehatan dalam haltindakan CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis) atau cuci darah melalui perut.

"Jadi tidak harus di rumah sakit, bisa dilakukan di rumah melalui CAPD, dan di Jawa Timur hanya ada empat yang sudah terlisensi termasuk RSUD dr Harjono," terangnya.

Pihaknya berharap inovasi yang dilakukan ini tidak berhenti dan bisa terus berkembang demi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya.

"Tentu inovasi inovasi akan terus kita lakukan, untuk mendukung program Kesehatan Hebat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.