Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“King' Axelsen Jejaki Prestasi Lin Dan

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 07:04 WIB | Oleh:
“King' Axelsen Jejaki Prestasi Lin Dan Doc: ARUN SANKAR/AFP
Ket. Peraih medali emas Denmark, Viktor Axelsen merayakan dengan meda­linya di podium pada upacara penyerahan medali bulu tangkis tunggal putra Olimpiade Paris 2024 di Porte de la Chapelle Arena di Paris, Selasa (6/8) dini hari WIB.

PARIS - Viktor Axelsen asal Denmark "merasa seperti raja lapangan" usai mempertahankan medali emas tunggal putra bulu tangkis Olimpiade, pada Senin. Didukung kerumunan warga Denmark yang bersorak di Arena La Chapelle dan disaksikan Raja Frederik X dari Denmark, Axelsen mengalahkan juara dunia Kunlavut Vitidsarn dari Thailand 21-11, 21-11 dalam 52 menit, Selasa (6/8) dini hari WIB.

Atlet bertubuh jangkung ini menjadi pemain pria pertama yang mempertahankan gelar tunggal putra Olimpiade sejak legenda Tiongkok Lin Dan, yang memenangkan medali emas di 2008 dan 2012. Axelsen mengatakan kemenangan di Paris lebih berarti baginya dibandingkan emas pertamanya di Tokyo. Saat itu dia meraih gelar di venue yang sebagian besar kosong karena pembatasan akibat Covid.

"Perasaan ini sekarang sangat berarti bagi saya karena istri dan dua putri kami ada di tribun," ujar pria berusia 30 tahun itu. Dia sangat bangga telah tampil di depan raja Denmark. Dia merasa sangat bahagia sekarang merasa seperti raja lapangan. Axelsen juga memenangkan perunggu di Olimpiade Rio 2016, memberinya koleksi medali Olimpiade yang lebih banyak Lin Dan.

Pebulu tangkis asal Denmark ini menepis anggapan telah mencapai level yang sama dengan pemain Tiongkok tersebut. Dia menyebut Lin Dan sebagai yang terbaik sepanjang masa. Baginya dia adalah Goat. Axelson sangat bahagia dan bangga bisa berada dalam Olimpiade di level yang sama dengan Lin Dan. Kebetulan Lin Dan juga hadir di arena. "Tapi di mata saya, Lin yang terbaik sepanjang masa," sambungnya.

Perak yang diraih Kunlavut adalah medali Olimpiade pertama Thailand dalam cabor bulu tangkis. Ini juga merupakan medali pertama Thailand di Olimpiade Paris. Kunlavut mengatakan Axelsen sangat sulit dihadapi. "Semua yang dilakukan sangat bagus, tidak masalah," ujar pemain berusia 23 tahun itu. Ini pertama kali Kunlavut di Olimpiade dan berhasil mencapai final. Dia pun sangat bahagia. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.