Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksa Jaga Desa untuk Minimalkan Masalah Kelola Dana Desa

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 23:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaksa Jaga Desa untuk Minimalkan Masalah Kelola Dana Desa Doc: ANTARA/HO-Kejati Banten
Ket. Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Siswanto dalam acara Peningkatan Kapasitas Bagi Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Ketua BPD se-Provinsi Banten Tahun 2024 di Kota Tangerang, Senin (05/08/2024).

Serang - Kepala Kejaksaan Tinggi(Kajati) Banten Siswanto mengatakan sebagai aparat penegak hukum, program Jaksa Jaga Desa hadir untuk membantu meminimalkan permasalahan dalam pengelolaan dana desa.

"Program Jaksa Jaga Desa memberikan pendampingan, pengawalan dan pengoptimalan pengelolaan dana desa, serta meminimalkanpermasalahan yang dihadapi oleh perangkat desa untuk memberikan manfaat bagi masyarakat desa," ujar Siswanto dalam keterangannya di Serang, Selasa.

Siswanto dalam pembahasannya dengan tema "Jaksa Jaga Desa Mewujudkan Pemerintahan Desa Yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme," menyebut hal itu berkaitan dengan tupoksi Kejaksaan di Bidang Intelijen berdasarkan Perja Nomor 006/A/JA/07/2017.

Ia mengatakan dalam program Jaksa Jaga Desa melalui pemberdayaan masyarakat, perlu dilakukan pengawalan, pendistribusian dan pemanfaatan pada dana desa, bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD), yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam menjaga stabilitas perekonomian masyarakat.

Sasaran penerima BLT-DD ini ditujukan untuk keluarga miskin non-program keluarga harapan (PKH)/bantuan pangan non tunai (BPNT) yang meliputi kehilangan mata pencarian, belum terdata, dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis.

Siswanto mengatakan program tersebut hadir bentuk kepedulian dan partisipasi aktif Kejaksaan RI sebagai aparat penegak hukum kepada para kepala desa beserta perangkat desa.

Hal tersebut bertujuan agar perangkat desa memahami penggunaan keuangan desa yang benar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sehingga tidak terjerumus dalam masalah tindak pidana korupsi.

Ia juga mengimbau kepada seluruh kepala desa maupun perangkat desa yang hadir untuk mengenal hukum dan jauhi hukuman, agar pemerintah desa bersih dan bebas korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.