Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Panas Ekstrem Renggut 13 Nyawa di Korea Selatan Tahun Ini

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 10:57 WIB | Oleh:
Cuaca Panas Ekstrem Renggut 13 Nyawa di Korea Selatan Tahun Ini Doc: Korea Times/Yonhap
Ket. Orang-orang menyeberang jalan di Yeouido, Seoul, Rabu, saat suhu panas naik dari permukaan jalan.

SEOUL - Lima warga Korea Selatan meninggal dunia akibat cuaca panas selama akhir pekan, sehingga jumlah total tahun ini menjadi 13 orang, karena cuaca panas menyengat terus melanda negara itu, kata pihak berwenang pada Senin (5/8).

Dilaporkan Yonhap, tiga kematian dilaporkan di kota Gwangju di barat daya dan Provinsi Gyeongsang Utara pada hari Sabtu. Mereka diduga menderita penyakit terkait panas.

Dua pria berusia 90-an tahun ditemukan tewas pada hari Minggu di kota Suncheon, penyebabnya diduga terkait panas, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea dan otoritas kebakaran.

Kasus-kasus tersebut menambah jumlah kasus kematian akibat panas tahun ini menjadi 13.

Hingga Sabtu, 1.546 orang menderita penyakit akibat panas tahun ini, dan pemerintah mengaktifkan sistem pemantauan intensif, khususnya bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan lainnya.

Gelombang panas yang hebat telah melanda negara itu sejak akhir bulan lalu menyusul berakhirnya musim hujan monsun, dan gelombang panas saat ini diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya selama 10 hari ke depan, kata badan cuaca.

Minggu lalu, Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan mengeluarkan peringatan gelombang panas tertinggi yang berstatus "serius" dan meningkatkan status responsnya ke Level 1, yang juga merupakan level tertinggi, dengan suhu melonjak hingga sekitar 40 derajat Celcius di beberapa wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.