Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker dan Dubes Yordania Bahas Upaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia dengan Skema SPSK

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menaker dan Dubes Yordania Bahas Upaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia dengan Skema SPSK Doc: ANTARA/HO-Kemnaker
Ket. Menaker Ida Fauziyah (kanan) dan Dubes Kerajaan Yordania untuk RI Sudqi Atallah Abdel Qader Al Omoush dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima Duta Besar Kerajaan Yordania untuk RI membahas tindak lanjut penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan skema Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK).

Menurut keterangan diterima di Jakarta, Kamis, Menaker Ida Fauziyah dan Dubes Kerajaan Yordania untuk RI Sudqi Atallah Abdel Qader Al Omoush membahas upaya pembukaan kembali penempatan PMI dengan skema yang sebelumnya telah dilakukan dengan Arab Saudi itu.

"Pemerintah Indonesia di Yordania, telah memberikan Memorandum of Understanding (MoU) SPSK antara Indonesia dan Saudi Arabia kepada Pemerintah Yordania untuk dijadikan referensi dalam menyusun MoU antara Indonesia dan Yordania di bidang ketenagakerjaan," kata Menaker Ida dalam pertemuan di Kantor Kemnaker Jakarta pada hari ini.

Dia menyatakan Indonesia sebagai salah satu negara penyedia pekerja migran telah menempatkan pekerja migran terampilnya ke banyak negara dan kawasan termasuk Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Arab Saudi, Jerman, dan negara lainnya melalui empat skema penempatan.

Keempat skema itu adalah kerja sama antarpemerintah (government to government /G to G), skema antar swasta (private to private/P to P), Inter Corporate Transfer dan penempatan individu atau mandiri.

Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah telah menegaskan bahwa tenaga kerja Indonesia yang berasa di negara penempatan harus memiliki keterampilan sesuai dengan bidangnya dan tersertifikasi untuk menduduki pekerjaan di sektor formal.

Menaker Ida berharap pertemuannya dengan Dubes Sudqi Attallah Al Omoush dapat menjadi momentum baru dalam mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan di bidang ketenagakerjaan untuk kedua negara. Termasuk kerja sama perluasan kesempatan kerja melalui penempatan tenaga kerja terampil dan profesional Indonesia di Yordania.

"Saya percaya di bawah kepemimpinan Dubes Sudqi Attallah Al Omoush, dukungan dan kerja sama antara Indonesia dan Yordania, dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kedua negara," demikian Ida Fauziyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...
Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.