Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Tawarkan Bantuan untuk Korban Banjir Korut, Pyongyang Belum Merespons

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 14:16 WIB | Oleh:
Korsel Tawarkan Bantuan untuk Korban Banjir Korut, Pyongyang Belum Merespons Doc: AP/KCNA
Ket. Dalam foto yang disediakan oleh pemerintah Korea Utara ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memeriksa daerah yang dilanda banjir di kota Sinuiju, provinsi Phyongan Utara, Korea Utara, Senin, 29 Juli 2024.

SEOUL - Korea Utara belum menanggapi tawaran Korea Selatan untuk bantuan kemanusiaan akibat banjir dan hujan lebat baru-baru ini di wilayah perbatasan utara, kata Kementerian Unifikasi Korsel, Jumat (2/8).

Dilaporkan Yonhap, Kementerian Unifikasi Korsel pada hari Kamis (1/8), menyatakan kesediaannya untuk segera memberikan bantuan untuk korban banjir Korea Utara dengan pasokan yang diperlukan dari sudut pandang kemanusiaan dan persaudaraan melalui Palang Merah Korea. Korea Utara diyakini telah mengalami banyak korban jiwa.

"Kami telah berupaya berkomunikasi melalui saluran kantor penghubung antar-Korea, tetapi sejauh ini, belum ada tanggapan dari Korea Utara," kata Kim In-ae, wakil juru bicara kementerian, saat jumpa pers.

Ia berharap Korea Utara segera memberikan respons, dan menambahkan bahwa waktu kontak harian adalah pukul 9 pagi dan 5 sore.

Kota perbatasan Korea Utara, Sinuiju, dan Kabupaten Uiju di provinsi barat laut Pyongan Utara baru-baru ini dilanda hujan lebat, yang menyebabkan lebih dari 4.100 rumah dan hampir 3.000 hektare lahan pertanian terendam, menurut media pemerintah Korea Utara.

Korea Utara tidak mengungkapkan dengan rinci tentang korban, tetapi Kementerian Unifikasi mengatakan Korea Utara mungkin menderita korban yang "cukup banyak". Ada laporan berita yang menunjukkan bahwa jumlah yang meninggal atau hilang mungkin melebihi sekitar 1.000 orang.

Pemerintah Korsel memilih menggunakan pers untuk menyampaikan niatnya memberikan bantuan, karena Korea Utara tidak menanggapi saluran komunikasi penghubung antar-Korea sejak April tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.