Demensia Dapat Dihindari dengan Hilangkan 14 Faktor Risiko
📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSulit juga untuk memisahkan faktor risiko satu sama lain, meskipun para peneliti telah berusaha. Beberapa faktor risiko mungkin saling terkait, seperti depresi dan isolasi, atau merokok dan tekanan darah tinggi.
Di atas segalanya, banyak faktor risiko merupakan momok sosial yang telah lama terbukti hampir mustahil untuk ditangani sepenuhnya.
Studi ini memaparkan berbagai rekomendasi mulai dari yang bersifat pribadi, seperti mengenakan helm saat bersepeda - hingga yang bersifat pemerintah, seperti meningkatkan akses terhadap pendidikan.
"Tidak jelas apakah kita bisa sepenuhnya menghilangkan salah satu faktor risiko ini," kata Charles Marshall, seorang ahli saraf di Universitas Queen Mary London.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kita sudah memiliki program kesehatan masyarakat untuk mengurangi kebiasaan merokok dan hipertensi (tekanan darah tinggi), jadi apa lagi yang bisa kita lakukan?
Ahli saraf di Universitas Edinburgh, Tara Spires-Jones, mengatakan penting untuk tidak menyalahkan orang yang hidup dengan demensia atas penyakit otak mereka.
"Hal ini karena jelas sebagian besar demensia tidak dapat dicegah karena faktor gen dan hal-hal yang berada di luar kendali manusia, seperti kesempatan untuk mendapatkan pendidikan saat masih anak-anak," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!