Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Retno: New Zealand Mitra Penting Indonesia di Pasifik

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 02:07 WIB | Oleh:
Retno: New Zealand Mitra Penting Indonesia di Pasifik Doc: kemlu.go.id
Ket. Pertemuan Bilateral l Menlu Retno Marsudi (kiri) berjabat tangan dengan Menlu New Zealand, Winston Peters, di Auckland, Selasa (30/7), usai meneken dokumen Plan of Action of the Indonesia-New Zealand Comprehensive Partnership 2025-2029 yang berisi berbagai isu prioritas dan kerja sama konkret di bawah kerangka kemitraan komprehensif kedua negara.

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, menegaskan bahwa New Zealand adalah salah satu mitra penting Indonesia di Pasifik. Hal itu disampaikan Menlu Retno pada pertemuan bilateral dengan Menlu New Zealand, Winston Peters, dalam formatjoint ministerial commission(JMC) di Auckland pada Selasa (30/7), yang digelar saat memperingati hubungan kedua negara yang memasuki usia 66 tahun.

"Saya tekankan di awal pertemuan bahwa Pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera, merupakan kunci dari Indo-Pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera pula," kata Menlu Retno dalam keterangan tertulisnya seraya menegaskan bahwa Indo-Pasifik yang damai tidak dapat dicapai sendirian oleh satu negara, tetapi memerlukan kerja sama dan kolaborasi dari banyak negara.

"Saya sampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan New Zealand bagi kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia. Saya juga sampaikan kesiapan Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama dengan New Zealand dalam konteks pemajuan kerja sama ekonomi dan pembangunan di Pasifik," imbuh dia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menlu membahas sejumlah bidang kerja sama bilateral. Terkait kerja sama keamanan, Menlu Retno dan Menlu Peters membahas penanganan kejahatan lintas batas, kontra-terorisme, keamanan siber dan maritim, serta upaya mewujudkan dunia yang bebas senjata nuklir.

Kedua negara telah memiliki mekanisme dialog pertahanan dan Indonesia akan menjadi tuan rumahbilateral defence talkyang akan diselenggarakan di Jakarta pada September mendatang. Pada September, Indonesia dan New Zealand juga berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang energi terbarukan dan konservasi yang akan menjadi payung bagi kerja sama lingkungan kedua negara. SB/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.