Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter Spesialis Ini Minta Warga Waspadai Gejala-gejala Patah Tulang Tak Wajar

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Spesialis Ini Minta Warga Waspadai Gejala-gejala Patah Tulang Tak Wajar Doc: ANTARA/HO-thinkstock
Ket. Ilustrasi gejala tulang patah tak wajar.

Jakarta - Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr. Yogi Prabowo mengatakan ada sejumlah gejala patah tulang yang perlu diwaspadai.

Dalam siaran di Jakarta, Selasa, Yogi mengatakan bahwa pada patah tulang biasanya disebabkan oleh trauma berat, misalnya karena kecelakaan atau karena trauma lainnya, namun pada patah tulang yang tidak wajar biasanya disebabkan oleh trauma yang tidak berat.

"Jadi, misalnya hanya kecengklak saja patah. Atau ketika dia mutar kunci saja patah, ya. Atau karena sedikit terpleset dia patah. Nah, ini kita mesti waspadai. Ini satu kondisi patah tulang yang tidak wajar. Dan ini biasanya disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu yang bisa menyerang tulang," kata Yogi.

Dia menjelaskan, sejumlah penyakit dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, misalnya infeksi, tumor, atau kelainan metabolik. Patah tulang tak wajar, ujarnya, dapat terjadi secara gradual, misalnya pada orang tua yang tulangnya sudah lemah, atau pada anak-anak.

"Jadi patah tulang tidak wajar itu bisa langsung patah gitu ya, dan menimbulkan disabilitas ataupun penurunan fungsi," ujarnya.

Dia juga menjelaskan sejumlah cara untuk mendiagnosisnya, contohnya pasien mengalami sakit pada tulangnya hingga tidak dapat berdiri, serta sakit pada lokasi tulang tertentu, padahal pasien tidak pernah mengalami trauma yang berat.

Jika sudah seperti itu, ujarnya, perlu segera dibawa ke rumah sakit untuk ronsen guna mengidentifikasi penyebab kelainan tulang tersebut.

Dia menuturkan, dampak paling signifikan adalah sulit untuk sembuh atau bahkan tidak sembuh, sehingga perlu dilakukan rekonstruksi guna mengembalikan fungsi tulang.

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan untuk melakukan sejumlah hal guna menjaga kesehatan tulang, terutama meningkatkan asupan kalsium dan protein guna pembentukan tulang, rajin melakukan olahraga yang tepat sesuai usia, dan menghindari kebiasaan yang dapat membuat tulang keropos, seperti merokok dan minum alkohol.

"Dan jangan lupa memeriksakan setiap keluhan berupa nyeri pada tulang-tulang kita ya, agar seandainya pun ada suatu yang tidak wajar bisa kita deteksi secara dini dan bisa diobat secara dini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.